Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Timur Tengah Memanas, Kepulangan Jemaah Umroh Indonesia Terancam Tertunda

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
Timur Tengah Memanas, Kepulangan Jemaah Umroh Indonesia Terancam Tertunda
Manager Operasional Travel Umrah dan Haji Al-Muharijin, Lia Nurhayati, menjelaskan bahwa aktivitas jemaah umrah sejauh ini masih berjalan normal.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah bandara di kawasan Timur Tengah ditutup dan banyak penerbangan internasional dibatalkan imbas memanasnya situasi geopolitik pascaserangan udara Amerika-Israel terhadap Iran.

Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap kepulangan jemaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), tercatat 58.873 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, di antaranya berasal dari Kabupaten Purwakarta.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Manager Operasional Travel Umrah dan Haji Al-Muharijin, Lia Nurhayati, menjelaskan bahwa aktivitas jemaah umrah sejauh ini masih berjalan normal.

Akan tetapi, sambungnya, kendala muncul pada jadwal kepulangan, khususnya jemaah yang menggunakan penerbangan transit.

"Untuk keberangkatan sudah terlaksana, tinggal menunggu kepulangan. Ada satu rombongan yang terkendala karena penerbangan transit. Jemaah masih aman, masih di hotel di Madinah, belum diberangkatkan ke bandara," kata Lia kepada wartawan Pasundan Ekspres saat ditemui di Kantor Travel Al-Muhajirin, Jalan Veteran, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Senin (2/3/2026).

Ia mengatakan, dua rombongan jemaah telah diberangkatkan oleh pihak travel. Rombongan pertama berjumlah 12 orang dengan penerbangan langsung (direct) menggunakan Garuda Indonesia, dijadwalkan pulang dalam waktu dekat.

Sementara rombongan lainnya yang berangkat pertengahan Februari menggunakan penerbangan transit via Qatar berjumlah sembilan orang masih menunggu kepastian dari maskapai.

"Kalau penerbangan direct sejauh ini masih berjalan. Yang bermasalah itu yang transit. Kami masih menunggu informasi resmi apakah dijadwalkan ulang atau diganti ke penerbangan langsung," ujarnya.

Lia menegaskan pihak travel tidak akan mengambil keputusan sepihak untuk keberangkatan jemaah umrah selanjutnya. Seluruh langkah menunggu arahan dari Kementerian Agama serta asosiasi penyelenggara umrah.

"Kalau memang dianjurkan untuk menunda, otomatis akan kami sosialisasikan ke jemaah. Kemungkinan penjadwalan ulang bisa setelah Lebaran atau masuk musim baru," ucapnya.

Untuk jadwal keberangkatan terdekat, kata dia, Al-Muharijin sejatinya memiliki rencana keberangkatan awal April dengan total pendaftar 30 orang.

Akan tetapi, lanjut Lia, semuanya masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait kondisi keamanan dan terancam tertunda keberangkatannya hingga bulan Juni 2026 mendatang.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, mengimbau masyarakat untuk sementara menunda niat keberangkatan umrah demi keselamatan bersama.

"Menyikapi situasi di Timur Tengah, kami menghimbau jamaah yang akan berangkat agar menunda dulu sampai kondisi lebih aman," katanya.

Ia juga meminta seluruh biro perjalanan umrah agar lebih aktif berkoordinasi dengan Kementerian Haji di daerah. Menurutnya, selama ini pelaporan jamaah umrah di tingkat kabupaten belum berjalan optimal karena keterbatasan regulasi dan sumber daya.

"Kondisi ini jadi evaluasi bersama. Ke depan, komunikasi travel dengan Kemenag harus lebih intens agar jemaah lebih terpantau dan terlindungi," ujar Syamsi.

Kementerian Haji sebelumnya juga mengimbau agar jemaah tidak langsung menuju bandara tanpa memastikan status penerbangan. Hal ini untuk mencegah jamaah terlantar akibat pembatalan mendadak, terutama bagi mereka yang transit di negara ketiga.

Hingga saat ini, jemaah umrah asal Purwakarta yang berada di Arab Saudi dilaporkan dalam kondisi aman, sembari menunggu kepastian jadwal kepulangan dari maskapai dan otoritas terkait.(add/sep)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat4 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang4 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang4 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang4 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang4 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang4 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang5 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang5 jam lalu
Timur Tengah Memanas, Kepulangan Jemaah Umroh Indonesia Terancam Tertunda | Pasundan Ekspres