Warga bisa Daftar Via Situs PINTAR, Tukar Uang, BI Siapkan Rp1,59 Miliar

PASUNDANEKSPRES.ID - Layanan penukaran uang disiapkan oleh Bank Indonesia di depan Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Rabu (4/3/2026) siang.
Puluhan warga tampak tertib duduk mengantre dinaungi tenda yang disediakan. Mereka menggenggam kupon penukaran uang sambil menunggu giliran di tiga unit mobil loket layanan kas keliling.
Suasana di lokasi terpantau ramai namun kondusif. Petugas berseragam sigap mengarahkan warga sesuai nomor antrean. Proses penukaran pun berlangsung cepat, hanya itungan menit.
Untuk bisa menukar uang pecahan, warga sebelumnya wajib mendaftar secara daring melalui situs PINTAR milik Bank Indonesia. Pendaftaran dilakukan dengan memasukkan nomor KTP, alamat email, serta nomor ponsel aktif. Sistem ini diterapkan guna menghindari antrean panjang dan memastikan layanan berjalan tertib serta transparan.
Setiap KTP yang terdaftar dibatasi maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000. Nominal tersebut dapat ditukar dalam berbagai pecahan, mulai dari Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 hingga Rp1.000.
Salah seorang warga, Sumiatun, mengaku menukar uang hingga batas maksimal Rp5,3 juta dengan kombinasi berbagai pecahan. Uang tersebut akan dibagikan kepada keluarga saat Hari Raya Idulfitri.
"Saya tukar sampai batas maksimal, Rp5.300.000, dengan beberapa pecahan untuk Lebaran nanti," kata Sumiatun kepada wartawan Pasundan Ekspres di lokasi, Rabu (4/3/2026).
Hal serupa disampaikan Reni, warga lainnya yang menukar uang sebesar Rp2,8 juta untuk kebutuhan berbagi kepada sanak saudara.
"Proses penukarannya sangat dipermudah, nyaman, dan pelayanannya bagus selama proses penukaran uang," ujar Reni.
Petugas Bank Indonesia di lokasi menjelaskan, pembatasan nominal Rp5,3 juta per orang diberlakukan agar distribusi uang layak edar dapat merata.
Untuk layanan di titik Masjid Agung Purwakarta saja, disiapkan dana sebesar Rp1.590.000.000 guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan Rp16,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang layak edar masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri 2026.
Alokasi tersebut terdiri dari Rp10,29 triliun untuk wilayah Jawa Barat, Rp2,55 triliun untuk Tasikmalaya, serta Rp3,89 triliun untuk Cirebon. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan uang tunai tetap aman selama periode peningkatan transaksi masyarakat.
Bank Indonesia bersama perbankan juga membuka 359 titik layanan penukaran yang tersebar di 27 kabupaten dan kota, termasuk 285 loket perbankan.
Layanan berlangsung mulai 2 Maret hingga 12 Maret 2026 dengan durasi waktu yang lebih panjang dibanding tahun sebelumnya, agar masyarakat lebih leluasa menyiapkan kebutuhan hari raya.
Titik penukaran dipilih di lokasi strategis seperti pusat olahraga, masjid, terminal, hingga rest area jalan tol untuk memudahkan akses masyarakat dan pemudik.
Seluruh warga diwajibkan melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan selama proses penukaran uang berlangsung.
Dengan sistem yang lebih tertata dan layanan yang diperluas, program penukaran uang tahun ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran peredaran uang menjelang Hari Raya Idulfitri.(add/sep)
