Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fakta Menarik Nih Ko Bisa Suku Baduy Dalam Hidup Tanpa Internet?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:25 WIB
Bagikan:
Fakta Menarik Nih Ko Bisa Suku Baduy Dalam Hidup Tanpa Internet?
Fakta Menarik Nih Ko Bisa Suku Baduy Dalam Hidup Tanpa Internet? (Sumber Foto Voa Indonesia)

PASUNDAN EKSPRES- Di tengah gempuran teknologi modern, Suku Baduy dalam di Provinsi Banten, Indonesia, memilih untuk hidup dengan cara yang berbeda.

Mereka menolak kehadiran internet dan teknologi modern lainnya untuk menjaga tradisi dan kebudayaan mereka yang kaya.

Suku Baduy, atau yang dikenal juga sebagai Suku Badui, telah lama mempertahankan gaya hidup sederhana mereka. Mereka tidak hanya menolak internet, tetapi juga listrik dan perangkat elektronik lainnya.

Hal ini bukanlah keputusan yang diambil secara gegabah, melainkan hasil dari tekad kuat mereka untuk mempertahankan warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Keputusan ini mungkin terasa aneh di tengah kemajuan zaman, tetapi bagi Suku Baduy, ini adalah cara untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif konten internet.

Mereka percaya bahwa dengan mempertahankan kehidupan sederhana dan terhubung langsung dengan alam, nilai-nilai tradisional mereka akan tetap terjaga.

Hidup di wilayah tanpa internet dan teknologi modern mungkin terdengar menantang bagi beberapa orang.

Namun, bagi yang tertarik untuk mengalami gaya hidup yang lebih dekat dengan alam dan tradisi lokal, kunjungan ke wilayah Suku Baduy bisa menjadi pengalaman yang berharga.

Namun, perlu diingat bahwa kunjungan ke wilayah Suku Baduy juga membutuhkan ketaatan terhadap aturan dan norma-norma yang berlaku di sana.

Larangan membawa perangkat elektronik dan mematuhi aturan adat lokal adalah hal yang harus dihormati oleh setiap pengunjung.

Dengan mempertahankan gaya hidup tradisional mereka, Suku Baduy mengajarkan kita tentang pentingnya menjaga akar budaya di tengah arus modernisasi yang kuat.

Keputusan mereka untuk hidup tanpa internet adalah pengingat bahwa terkadang, kembali ke sederhana adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan budaya.

Berita Terbaru

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 menit lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta25 menit lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat40 menit lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle1 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu