Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gibran Kirim Tim ke India Untuk Sukseskan Program Makan Siang Gratis.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|09:49 WIB
Bagikan:
Gibran Kirim Tim ke India Untuk Sukseskan Program Makan Siang Gratis.
Gibran Kirim Tim ke India Untuk Sukseskan Program Makan Siang Gratis. (Sumber Foto Kompas.id)

PASUNDAN EKSPRES- Gibran Raka, baru-baru ini mengirimkan delegasi ke India untuk mempelajari program makan siang gratis yang telah lama berjalan di negara tersebut.

Inisiatif ini bertujuan untuk memperoleh wawasan tentang tantangan dan keberhasilan dari program semacam itu, yang telah berjalan di India selama puluhan tahun.

Langkah ini diambil karena Gibran Raka berusaha untuk memperkenalkan program serupa di Indonesia, dengan alasan perlu untuk mengatasi masalah keamanan pangan dan gizi di kalangan penduduk.

Program makan siang gratis di India diakui sebagai salah satu yang terbesar di dunia, melayani jutaan anak sekolah setiap harinya.

Minat Gibran Raka terhadap pendekatan India berasal dari skalabilitasnya dan jumlah penduduknya yang besar, yang memiliki paralel dengan lanskap demografis Indonesia.

Dengan mempelajari sistem distribusi logistik India, keterlibatan ahli gizi, dan aspek operasional lainnya, Gibran Raka bertujuan untuk mengadaptasi dan menginnovasi model yang ada agar lebih sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

Menurut Gibran Raka, sekitar 76 negara di seluruh dunia telah menerapkan variasi program makan siang gratis, menekankan signifikansi global dari inisiatif semacam itu.

Namun, India menonjol karena jangkauannya yang luas dan umurnya yang panjang, memberikan pelajaran berharga bagi negara-negara seperti Indonesia yang ingin memulai usaha serupa.

Area fokus utama untuk delegasi Indonesia termasuk memahami fungsi dapur sentral, distribusi logistik, dan integrasi keahlian gizi ke dalam program.

Dengan mengumpulkan wawasan komprehensif tentang aspek-aspek ini, Indonesia bertujuan untuk merancang skema yang sesuai yang tidak hanya mengatasi kelaparan tetapi juga mempromosikan gizi optimal di antara warganya.

Diperkirakan bahwa implementasi program makan siang gratis di Indonesia akan membutuhkan alokasi keuangan yang substansial, diperkirakan sekitar Rp450 triliun.

Investasi yang signifikan seperti itu tentu akan berdampak pada anggaran nasional Indonesia, membutuhkan perencanaan dan manajemen sumber daya yang hati-hati.

Gibran Raka menekankan bahwa sementara Indonesia mencari inspirasi dari program India, tujuan utamanya adalah mengembangkan solusi inovatif yang mencerminkan konteks dan tantangan unik Indonesia.

Alih-alih meniru model India secara langsung, Indonesia bertujuan untuk menjadi pelopor pendekatan baru yang membangun atas dasar keberhasilan program India.

Sebagai kesimpulan, inisiatif Gibran Raka untuk mempelajari program makan siang gratis India mencerminkan pendekatan proaktif dalam mengatasi ketidakamanan pangan dan malnutrisi di Indonesia.

Dengan memanfaatkan wawasan dari pengalaman India dan mengadaptasinya untuk memenuhi kebutuhan lokal, Indonesia berusaha untuk membuat kemajuan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan warganya dan mendorong pembangunan inklusif.

Berita Terbaru

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle54 menit lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional11 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang11 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang12 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang12 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional13 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang14 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional15 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle15 jam lalu