Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemerintah Mulai Ancang- ancang Program Makan Siang Gratis?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|12:37 WIB
Bagikan:
Pemerintah Mulai Ancang- ancang Program Makan Siang Gratis?
Pemerintah Mulai Ancang- ancang Program Makan Siang Gratis? (Sumber Foto Kabar24-Bisnis.com)

PASUNDAN EKSPRES- Proses penghitungan suara Pilpres yang belum rampung di KPU kembali mengecewakan publik, sementara munculnya kegaduhan terkait program makan siang gratis menciptakan sensasi tersendiri di kalangan masyarakat.

Meskipun belum ada hasil pemenang Pilpres yang diumumkan, program ini, yang menjadi jargon unggulan pasangan Prabowo-Gibran, sudah mulai dibahas oleh pemerintah pusat, melibatkan penyusunan anggaran untuk tahun 2025.

Namun, pertanyaan mendasar muncul apakah pemerintah sudah benar-benar memulai ancang-ancang terkait program makan siang gratis?

Simulasi yang dilakukan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di SMP Negeri 2 Curuk, Tangerang, menambahkan kebingungan, terutama karena pernyataan kontroversial Bupati Tangerang terkait inisiatif tersebut.

Menurut informasi, program makan siang gratis menjadi salah satu dari sejumlah janji kampanye Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Namun, dalam simulasi yang dilakukan, Bupati Tangerang membantah keterkaitan dengan pemerintah pusat, menyatakan bahwa ini adalah inisiatif lokal.

Meski begitu, simulasi ini memberikan gambaran bagaimana program ini bisa dijalankan. Ada empat menu pilihan dengan harga Rp15.000 per porsi, mencakup sumber karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan. Namun, belum ada kejelasan terkait mekanisme dan pembiayaan program ini.

Menko Perekonomian Erlangga Hartarto menyebut bahwa simulasi ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk penerapan program makan siang gratis secara nasional.

Dalam konteks ini, kajiannya melibatkan mekanisme, pembiayaan, dan implementasi yang tepat sasaran. Namun, pendanaan yang mencapai APBN 2025 perlu dievaluasi seksama, mengingat potensi defisit yang perlu dijaga agar tidak merugikan perekonomian.

Penting untuk dicatat bahwa program ini menjadi sorotan karena diumumkan hanya empat hari setelah sidang kabinet paripurna di Istana Negara.

Terlepas dari pandangan positif atau negatif, masyarakat perlu memahami bahwa pembahasan ini terjadi di tengah proses penghitungan suara yang masih berlangsung dan belum ada pemenang yang resmi diumumkan.

Kritik terhadap keterlambatan penghitungan suara dan kekhawatiran terkait anggaran program makan siang gratis menunjukkan kompleksitas situasi politik dan ekonomi saat ini.

Sebagai masyarakat, kita perlu mengikuti perkembangan dengan bijak dan memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki dasar yang kuat, baik dari segi mekanisme maupun keberlanjutannya.

Sebagai akhir catatan, perlu dicatat bahwa isu-isu seperti ini tidak hanya memengaruhi jalannya pemerintahan, tetapi juga mengakibatkan dampak terhadap kepercayaan masyarakat.

Oleh karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi perlu diutamakan dalam setiap kebijakan dan program yang diimplementasikan oleh pemerintah.

Berita Terbaru

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

Nasional5 menit lalu
Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Rekomendasi Wisata dekat Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Akhir Pekan!

Lifestyle1 jam lalu
Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga12 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta12 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle13 jam lalu
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang13 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional14 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang15 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional15 jam lalu