Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Presiden Prabowo Larang Menteri hingga Pejabat Eselon I Gunakan Mobil Impor, Ternyata Harus Pakai Mobil Ini

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:36 WIB
Bagikan:
Presiden Prabowo Larang Menteri hingga Pejabat Eselon I Gunakan Mobil Impor, Ternyata Harus Pakai Mobil Ini
Presiden Prabowo Larang Menteri hingga Pejabat Eselon I Gunakan Mobil Impor (foto: Instagram @prabowo)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar seluruh menteri hingga pejabat eselon I di dalam kabinetnya dilarang menggunakan mobil impor sebagai mobil dinas.

Adapun mobil yang akan dipakai oleh pejabat di Kabinet Merah Putih harus menggunakan mobil dinas buatan produk dalam negeri yaitu buatan PT Pindad.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu yang mengatakan bahwa para menteri hingga pejabat eselon I Kabinet Merah Putih akan menggunakan mobil buatan PT Pindad mulai minggu depan.

"Minggu depan saya akan pakai mobilnya Maung itu, mobilnya Pindad," kata Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu di Sekolah Vokasi UGM, Sleman, Yogyakarta, Senin (28/10).

BACA JUGA:Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang, Untuk Apa?

Anggito menyampaikan bahwa pemakaian mobil dinas buatan PT Pindad bagi para pejabat Kabinet Merah Putih sesuai arahan dari Presiden Prabowo yang menginstruksikan pejabat di pemerintahannya agar memakai produk dalam negeri.

"Pak Prabowo sudah bilang, minggu depan tidak ada lagi barang impor untuk mobil eselon I sama menteri, luar biasa," katanya.

Wamenkeu itu menyebut bahwa Pindad telah merancang mobil tersebut dengan 70 persen kapasitasnya adalah buatan dalam negeri.

Sebelumnya, Prabowo Subianto memberikan arahan agar semua menteri dan pejabat eselon I dalam Kabinet Merah Putih menggunakan mobil dinas buatan produk dalam negeri mulai minggu depan.

BACA JUGA:Prabowo Lantik Sejumlah Kepala Badan dan Utusan Khusus Presiden, Ada Raffi Ahmad hingga Yovie Widianto!

Prabowo menekankan agar tidak ada lagi pejabat yang menggunakan mobil impor Toyota Alphard yang selama ini menjadi mobil dinas bagi para menteri.

Adapun mobil Toyota Alphard akan digantikan oleh mobil buatan PT Pindad yang bernama mobil Maung.

Mobil Maung ini juga diketahui sudah sering digunakan oleh Presiden Prabowo, salah satunya usai acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Minggu (20/10) lalu. (inm)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional9 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang9 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang9 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang10 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional11 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang12 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional12 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle12 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang13 jam lalu