Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia Prof Cecep Darmawan Katakan Pilkada Subang Belum Berorientasi Gagasan

H
HubaEditor: Huba
|08:05 WIB
Bagikan:
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia Prof Cecep Darmawan Katakan Pilkada Subang Belum Berorientasi Gagasan
PANDANGAN POLITIK: Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia, Prof Dr Cecep Darmawan saat diwawancarai Pasundan Ekspres.

SUBANG-Pilkada di Subang masih berorientasi pada figur dan bukan gagasan dalam mengatasi permasalahan pokok yang ada. Hal tersebut dikatakan oleh Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM. 

Ia mengatakan, konstalasi Pilkada di Subang dinamis baik menyangkut dukungan dari partai dan gabungan partainya, serta kemunculan figur-figurnya. 

"Belum juga dapat dipastikan apakah koalisinya KIM murni atau KIM Plus atau mungkin KIM Min, apalagi pasca putusan MK yang kemarin ramai yang sebelumnya DPR kekeuh mau membuat revisi Undang-undang Pilkada yang ditolak oleh mahasiswa dan berbagai elemen," ucapnya. 

Cecep mengatakan, dengan adanya putusan MK tersebut, peluang bagi siapapun yang ingin mencalonkan dalam Pilkada semakin terbuka lebar. 

"Menurut saya ini suatu peluang bagi kompetisi para calon Bupati Subang ke depan, artinya amat terbuka sekarang. Kalau dulu kan seperti oligarkinya partai," ucapnya. 

Ia mengatakan, meskipun demikian, Pilkada tetap membutuhkan cost politik yang mahal. Ia berharap ke depannya tidak hanya di Subang, tapi di seluruh daerah agar dapat menciptakan Pilkada yang terjangkau oleh semua kalangan. 

"Artinya kalaupun dia mau nyalon secara independen bisa dimungkinkan dengan cost yang tidak mahal. Kemudian juga kalau dia diusung oleh partai atau gabungan partai, bagaimana caranya supaya memungkinkan tidak hanya orang-orang yang berduit, tapi yang tidak berduit sekalipun namun memiliki kompetensi dan elektabilitas bisa ikut juga dalam kontestasi," ucapnya. 

Cecep juga bilang, Pilkada di Subang masih berorientasi kepada figur yang akan diusung dan partai yang mengusung, bukan kepada gagasan yang dibawa oleh figur dalam permasalahan pokok di Subang. 

"Menurut saya di Subang itu orientasinya jangan dulu ke figur, harusnya orientasinya kepada masalah pokok apa yang ada di Subang, misalkan kesenjangan wilayah utara dan selatan, soal lapangan pekerjaan dan pengangguran, soal fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta hal lainnya, setelah itu baru dicari figur yang bisa mengurai semua itu siapa," ucapnya. 

Sejauh ini, dirinya melihat kontestasi Pilkada di Subang cukup menarik. Akan tetapi dominasi partai-partai besar dalam mengusung calonnya menjadi sorotannya. 

"Selama ini kontestasinya menarik juga, tapi biasanya hanya partai-partai yang punya suara besar saja yang dominan, padahal bisa jadi figur-figur ada juga yang diusung oleh partai menengah dan kecil, kalau mereka berkoalisi bisa saja sebagai calon alternatif," ucapnya.

Meskipun demikian, ia menegaskan hal yang terpenting dalam Pilkada di Subang adalah gagasan dalam memecahkan masalah pokok yang ada d Subang oleh figur yang akan dicalonkan. 

"Namun, terlepas dari hal tersebut saya sebenarnya lebih problem based Subang dulu apa, kemudian dicari sosok yang mumpuni siapa, baru dukungan partai, jangan dibalik. Lihat saja Subang dalam 5-10 tahun ke belakang sudah seberapa banyak kemajuannya, apakah signifikan tidak?" ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle9 menit lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta26 menit lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat41 menit lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle1 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu