98 Anak Yatim Dhuafa Dapat Santunan di Desa Kertajaya Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim piatu dan dhuafa, pemerintah desa rutin mengadakan santunan yang dananya diperoleh dari para donatur, sumbangan warga Kertajaya dan sekitarnya.
Dan kali ini ada sekitar 55 anak yatim piatu dan 43 dhuafa mendapat santunan, yang berlangsung di Bale Desa Kertajaya.
Kepala Desa Kertajaya Suhana Toyib menjelaskan bahwa santunan kepada anak yatim dan duafa ini merupakan program Pemdes Kertajaya yang sudah berjalan sejak tahun 2015 sampai sekarang.
"Selama lebih dari 11 tahun kegiatan sosial tersebut tetap dipertahankan oleh pemerintah desa bersama donatur baik dari warga Kertajaya maupun warga dari luar Kertajaya," ucap Suhana Toyib.
Suhana menyebut, program ini memiliki makna yang sangat penting bagi warga desa karena menjadi simbol kepedulian sosial dan kebersamaan.
"Tujuannya simpel, kami ingin melihat anak-anak yatim bahagia. Karena itu, program ini rutin kami agendakan setiap bulan," katanya.
Solidaritas untuk Anak Yatim
Lebih lanjut Suhana Toyib mengatakan, keberlanjutan kegiatan santunan kepada anak yatim dan anak duafa ini menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat khususnya masyarakat Kertajaya, umumnya masyarakat Subang.
Di tengah berbagai keterbatasan anggaran pemerintah saat ini, kepedulian masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga tradisi berbagi tersebut.
Suhana Toyib berharap kegiatan tersebut dapat membawa keberkahan bagi seluruh warga Kertajaya dan diberi kesehatan serta kesejahteraan.
"Selain tujuan sosial secara spiritual kami juga ingin meraih berkah dari kegiatan ini dan meneladani dari kemuliaan Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya. (dan/ded)
