Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Asal Usul Ciater dan Cerita Air Panas yang Wajib Kamu Tahu sebelum Healing

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|11:10 WIB
Bagikan:
Asal Usul Ciater dan Cerita Air Panas yang Wajib Kamu Tahu sebelum Healing
Asal Usul Ciater dan Cerita Air Panas yang Wajib Kamu Tahu sebelum Healing (Image From: Traveloka)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sering liburan ke Ciater, tapi tahu nggak sih tentang asal usul Ciater dan cerita air panasnya? 

Kalau sekarang kamu mungkin mengenal Ciater sebagai tempat berendam air panas yang nyaman, dikelilingi kabut tipis dan aroma belerang yang khas, kisah di balik tempat wisata ini ternyata punya cerita yang cukup panjang, lho

Di balik kolam-kolam air panas yang selalu ramai, Ciater menyimpan sejarah geologi, legenda Sunda, sampai catatan kolonial Belanda yang ikut membentuk citra kawasan ini.

Jadi, kalau kamu penasaran dengan kisahnya, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Asal Usul Ciater dan Cerita Air Panas 

Berikut ini adalah kisah di balik wisata Ciater dan air panasnya. 

Air Panas yang Muncul dari Aktivitas Vulkanik 

Dilansir dari Zumartour, sumber air panas Ciater berasal dari sistem geotermal Gunung Tangkuban Perahu, gunung berapi aktif yang letaknya hanya sekitar 7 km dari kawasan Ciater.

Proses terjadinya air panas ini cukup sederhana di mana air hujan meresap ke tanah dan masuk ke celah-celah batuan.

Kemudian air itu turun jauh ke bawah permukaan sampai bertemu panas dari magma. Mineral-mineral alami ikut larut di dalamnya, lalu air panas bergerak naik dan keluar sebagai mata air belerang. 

Campuran panas bumi dan mineral seperti sulfur, kalsium, dan magnesium membuat airnya dipercaya sejak dulu punya efek penyembuhan, cocok untuk meredakan pegal, kulit gatal, atau sekadar menghangatkan tubuh di udara dingin pegunungan.

Air panas dari sumber utama dialirkan lewat jalur khusus. Tujuannya untuk menjaga suhu tetap stabil, kandungan mineral tidak berubah, dan keamanan pengunjung tetap terjamin. Jenis kolamnya juga beragam, ada kolak umum, private pool, sampai kolam rendam kaki. 

Jejak Kepercayaan dan Tradisi Sunda 

Sebelum bangsa Eropa datang, masyarakat Sunda sudah lama tahu bahwa air panas Ciater bukan air biasa. Mereka menganggapnya sebagai anugerah alam yang punya kekuatan merawat tubuh sekaligus menenangkan batin.

Air panas dipakai untuk:

  • merawat penyakit kulit,
  • mengurangi nyeri sendi,
  • membersihkan diri dalam ritus tradisional.

Legenda Tangkuban Perahu, kisah tentang Sangkuriang dan Dayang Sumbi juga menambah makna spiritual bagi kawasan ini.

Banyak yang percaya bahwa aktivitas vulkanik gunung itu berkaitan dengan kisah dalam legenda, sehingga air panas Ciater dianggap bagian dari karunia alam yang harus dihormati.

Masa Kolonial Belanda dan Perkembangan Modern

Penelitian Awal oleh Pemerintah Hindia Belanda 

Dilansir dari Navasari, ketika Belanda menguasai Jawa, mereka mulai tertarik mempelajari kawasan pegunungan yang punya fenomena alam unik, salah satunya Ciater.

Pada abad ke-19, para insinyur dan ahli geologi kolonial datang untuk memetakan daerah Ciater, menguji kandungan mineralnya, dan menilai potensi air panas untuk kesehatan. 

Meski fasilitas belum ada, catatan kuno menunjukkan bahwa beberapa orang Belanda sudah menggunakan air panas Ciater sebagai terapi alami untuk meredakan penyakit tropis dan rematik.

Jadi Tempat Favorit Orang Eropa 

Di awal abad ke-20, wilayah pegunungan Jawa Barat makin populer di kalangan orang Belanda yang mencari udara sejuk.

Ciater perlahan dikenal sebagai tempat “healing” sederhana, jauh dari modern, tapi dianggap menyehatkan.

Perkembangan Modern Setelah Indonesia Merdeka 

Setelah 1945, pemerintah daerah mulai memberi perhatian khusus pada potensi wisata alam. Pada tahun 1960-an dilakukan riset lanjutan terhadap kualitas air panas Ciater, dan hasilnya jelas: airnya aman, kaya mineral, dan punya nilai wisata tinggi.

Dari sinilah fasilitas wisata mulai dibangun. Muncullah Sari Ater Hot Spring Resort, yang kemudian menjadikan Ciater sebagai salah satu pusat pemandian air panas terbesar dan paling terkenal di Jawa Barat.

Itulah mengenai asal usul Ciater dan cerita air panasnya yang harus kamu tahu. Semoga artikel ini dapat membantumu. 

(ipa)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga8 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang9 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta9 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang9 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional10 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang11 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional12 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional12 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline12 jam lalu