Bobotoh Persib Viking Ganas Subang Tewas Kecelakaan, Komunitas Minta Pengusutan Tuntas

PASUNDANEKSPRES.ID - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Bobotoh Persib, khususnya komunitas Viking Ganas Subang.
Dua anggotanya, Aep dan Putri, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sepulang menonton pertandingan Persib di stadion, Senin (12/1/2025) dini hari.
Ketua Harian Viking Ganas Subang, Pian menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban dalam perjalanan pulang menuju wilayah utara Kabupaten Subang.
Rombongan Bobotoh tiba di Sekretariat Viking Ganas Subang sekitar pukul 22.30 WIB.
Setelah itu, korban sempat berkumpul sejenak bersama rekan-rekannya yang searah menuju rumah.
“Setelah kumpul di sekitar Alun-alun Subang, korban mengambil sepeda motor yang diparkir di sekitar RS PTPN. Mereka sempat makan dulu di Mie Gacoan hingga sekitar pukul 00.00 WIB,” ujar Pian saat dihubungi Pasundan Ekspres, Selasa (13/1/2026).
Usai makan, kata Pian, kedua korban melanjutkan perjalanan pulang ke jalur utara.
Namun nahas, saat melintas di kawasan stopan LIO/Armada sekitar pukul 00.15 hingga 00.25 WIB, sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak dari belakang oleh sebuah dump truk Hino.
Akibat benturan keras tersebut, Aep yang mengendarai motor mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara Putri sempat dilarikan ke RS Mitra Plumbon Subang dalam kondisi sadar.
“Almarhumah Putri sempat sadar dan masih sempat ngobrol dengan kakaknya. Tapi sekitar pukul 03.30 WIB, Putri dinyatakan meninggal dunia karena luka berat di bagian paha hingga kaki,” kata Pian.
Pian menambahkan, di kalangan Bobotoh, kedua korban dikenal sebagai pribadi yang baik, rendah hati, dan tidak pernah membuat masalah.
Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan sesama pendukung Persib.
Terkait penanganan hukum, Pian menyebut, kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Bahkan, beredar informasi bahwa pengemudi dump truk yang menabrak korban diduga sempat melarikan diri usai kejadian.
“Ini juga sedang ditanyakan ke pihak Laka Lantas, karena informasi yang kami terima, sopir dump truk diduga kabur saat kejadian,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, saat melayat ke rumah duka, pihak keluarga menyampaikan bahwa proses penanganan perkara sedang diurus bersama pihak kepolisian.
“Kemarin pas melayat, kami ngobrol dengan keluarga. Sepertinya memang sedang diurus oleh keluarga bersama pihak kepolisian,” tuturnya.
Pian mengingatkan seluruh Bobotoh, khususnya anggota Viking Ganas, agar selalu berhati-hati dalam setiap perjalanan, terutama saat konvoi atau pulang dari pertandingan.
“Setiap keberangkatan selalu kami imbau untuk hati-hati. Dengan adanya kejadian ini, mungkin ke depannya harus lebih berhati-hati lagi. Tapi namanya takdir, meski kita sudah berhati-hati, semua kembali kepada Yang Maha Kuasa,” pungkasnya. (cdp)
