Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Buku Cahaya di Ruang Kelas, Bukti Guru Tak Hanya Mengajar Tapi Juga Menulis

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|21:20 WIB
Bagikan:
Buku Cahaya di Ruang Kelas, Bukti Guru Tak Hanya Mengajar Tapi Juga Menulis
Kepala Disdikbud Subang H Heri Sopandi menerima buku Cahaya di Ruang Kelas pada acara Pameran Pendidikan dan Edutainment Stage, Selasa (2/6/2026).(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Semangat literasi di kalangan pendidik Kabupaten Subang kembali menunjukkan perkembangan positif melalui terbitnya buku berjudul Cahaya di Ruang Kelas.

Buku tersebut merupakan karya perdana yang lahir dari program GUMEULIS (Gerakan Umum Membaca dan Menulis Buku Digital), sebuah inovasi literasi yang dikembangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang untuk mendorong budaya membaca dan menulis di era digital.

Program GUMEULIS sendiri menjadi wadah bagi guru, siswa, kepala sekolah, dan masyarakat untuk menghasilkan karya tulis digital yang dapat diakses secara luas.

Salah satu narasumber kegiatan Workshop Menulis sekaligus editor buku Cahaya di Ruang Kelas, Khususiatul Ubudiyah, M.Pd., menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan hasil karya para guru jenjang SMP di Kabupaten Subang yang tergabung dalam program GUMEULIS.

Menurutnya, kehadiran buku ini menjadi bukti nyata bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi penulis yang menghasilkan karya inspiratif dan bermanfaat bagi dunia pendidikan.

“Buku Cahaya di Ruang Kelas merupakan produk dari Gumeulis yang ditulis oleh para guru SMP di Kabupaten Subang. Buku ini lahir setelah para peserta mendapatkan pelatihan dalam workshop menulis yang menghadirkan narasumber dari penggiat literasi Kabupaten Subang maupun narasumber tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menuturkan, proses penyusunan buku dilakukan melalui tahapan yang cukup panjang, mulai dari pelatihan dasar kepenulisan, pendampingan penulisan naskah, hingga proses penyuntingan sebelum akhirnya diterbitkan dalam bentuk cetak dan digital.

Buku Cahaya di Ruang Kelas Hadir Sebagai Jawaban Atas Kegelisahan Para Pendidik

Lebih lanjut, Khususiatul menjelaskan bahwa buku Cahaya di Ruang Kelas hadir sebagai jawaban atas berbagai kegelisahan para pendidik di tengah disrupsi dan perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat. Buku tersebut menawarkan berbagai pengalaman nyata yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.

“Cahaya di Ruang Kelas hadir bukan sekadar menyajikan teori pedagogi, tetapi menjadi panduan autentik dalam menghidupkan konsep Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning di sekolah,” katanya.

Melalui kumpulan praktik baik yang ditulis para guru, buku ini mengangkat berbagai pengalaman pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif, emosional, hingga aksi nyata peserta didik.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan berpikir kritis siswa.

Selain itu, buku ini mengajak para pendidik untuk mengubah paradigma pembelajaran dari sekadar pengajar menjadi fasilitator yang mampu menyalakan rasa ingin tahu peserta didik. Dengan bahasa yang mengalir dan inspiratif, setiap tulisan di dalamnya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, manusiawi, dan relevan dengan tantangan masa depan.

Khususiatul berharap buku tersebut dapat menjadi sumber inspirasi bagi para guru, khususnya di Kabupaten Subang, dalam menerapkan pembelajaran mendalam pada kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Menurutnya, praktik-praktik baik yang dituangkan dalam buku ini dapat direplikasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

“Harapan kami, buku ini dapat menginspirasi para guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran dan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik,” ungkapnya.

Saat ini, buku Cahaya di Ruang Kelas telah tersedia dalam versi cetak maupun digital. Masyarakat dan para pendidik dapat mengaksesnya melalui platform GUMEULIS yang dikembangkan Disdikbud Kabupaten Subang sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem literasi digital di daerah.(znl/ysp)

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle10 menit lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional34 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle45 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu