Camat Jalancagak di Subang Fokus Penurunan Stunting

PASUNDANEKSPRES.ID - Camat Jalancagak, Saepudin, mengungkapkan prioritas utama pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yaitu penurunan angka stunting dan pengelolaan sampah yang lebih tuntas di tingkat desa.
Dalam upaya ini, Kecamatan Jalancagak bertekad menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung pertumbuhan anak-anak yang optimal.
"Program kami di Kecamatan Jalancagak fokus pada dua hal utama: penurunan stunting dan pengelolaan sampah yang lebih baik di desa-desa," kata Saepudin kepada wartawan Pasundan Ekspres.
Menurutnya, stunting merupakan masalah serius yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, sehingga perlu penanganan komprehensif melalui edukasi gizi, peningkatan akses air bersih, dan sanitasi.
Saepudin menjelaskan langkah-langkah konkret telah diambil, seperti peningkatan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, posyandu aktif, dan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
"Kami juga berkolaborasi dengan puskesmas dan organisasi masyarakat untuk memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan pemeriksaan kesehatan yang teratur," tambahnya.
Dalam hal pengelolaan sampah, Saepudin menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dan mengoptimalkan bank sampah di desa.
"Kami ingin setiap desa memiliki sistem pengelolaan sampah yang tuntas, mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan. Ini untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan," ujarnya.
Saepudin juga mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam program ini. "Kami butuh partisipasi semua pihak, dari pemerintah desa hingga warga, untuk bersama-sama menciptakan Jalancagak yang lebih sehat dan bersih."
Dengan upaya ini, Kecamatan Jalancagak berharap dapat menurunkan angka stunting secara signifikan dan menjadikan lingkungan yang lebih ramah dan lestari.
Melalui program ini, pemerintah kecamatan juga berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
"Ini adalah langkah kecil tapi berdampak besar untuk masa depan anak-anak kita," tutup Saepudin.(hdi/ded)
