Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Hamori Subang: Perempuan Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih

PASUNDANEKSPRES.ID-Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan penyakit akibat infeksi bakteri yang menyerang salah satu atau beberapa organ dalam sistem saluran kemih. Kasus ini lebih sering dialami oleh perempuan dibanding laki-laki.
Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Hamori, dr. Daruqutni, Sp.U, menjelaskan bahwa sebagian besar kasus ISK terjadi pada perempuan karena faktor anatomi tubuh dan kebiasaan sehari-hari.
“Uretra pada perempuan jauh lebih pendek dibanding pria, sehingga jarak yang harus ditempuh bakteri, seperti E. coli, untuk mencapai kandung kemih menjadi lebih singkat,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Minggu (12/10/2025).
Selain itu, posisi uretra yang berdekatan dengan anus juga menjadi penyebab mudahnya perpindahan bakteri, terutama jika cara membersihkan diri setelah buang air besar tidak tepat.
“Kebiasaan salah seperti membersihkan dari belakang ke depan justru memudahkan bakteri masuk ke saluran kemih,” jelasnya.
Faktor hormonal pun turut memengaruhi risiko ISK pada perempuan. Menurut dr. Daruqutni, perubahan hormon akibat aktivitas seksual, kehamilan, menopause, hingga penggunaan alat kontrasepsi tertentu dapat meningkatkan risiko infeksi.
“Selain itu, kebiasaan menahan kencing, kurang minum air putih, dan kurang menjaga kebersihan juga bisa memicu ISK,” tambahnya.
Untuk mencegah ISK, dr. Daruqutni menyarankan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan area intim.
“Minum cukup air putih, jangan menahan kencing terlalu lama, bersihkan area kewanitaan dari depan ke belakang, hindari sabun kewanitaan yang keras, dan gunakan pakaian dalam katun yang longgar,” pesannya.
Infeksi saluran kemih yang tidak segera diobati dapat menyebar hingga ke ginjal dan menimbulkan komplikasi serius.
Karena itu, masyarakat diimbau segera berkonsultasi ke dokter bila mengalami gejala seperti nyeri saat buang air kecil atau sering ingin kencing.(fsh/ded)
