Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Hamori Subang: Perempuan Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|06:30 WIB
Bagikan:
Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Hamori Subang: Perempuan Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih
Dokter Spesialis Urologi RS Hamori, dr. Daruqutni, Sp.U, menjelaskan penyebab tingginya kasus infeksi saluran kemih (ISK) pada perempuan, Minggu (12/10/2025).(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan penyakit akibat infeksi bakteri yang menyerang salah satu atau beberapa organ dalam sistem saluran kemih. Kasus ini lebih sering dialami oleh perempuan dibanding laki-laki.

Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Hamori, dr. Daruqutni, Sp.U, menjelaskan bahwa sebagian besar kasus ISK terjadi pada perempuan karena faktor anatomi tubuh dan kebiasaan sehari-hari.

“Uretra pada perempuan jauh lebih pendek dibanding pria, sehingga jarak yang harus ditempuh bakteri, seperti E. coli, untuk mencapai kandung kemih menjadi lebih singkat,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Minggu (12/10/2025).

Selain itu, posisi uretra yang berdekatan dengan anus juga menjadi penyebab mudahnya perpindahan bakteri, terutama jika cara membersihkan diri setelah buang air besar tidak tepat.

“Kebiasaan salah seperti membersihkan dari belakang ke depan justru memudahkan bakteri masuk ke saluran kemih,” jelasnya.

Faktor hormonal pun turut memengaruhi risiko ISK pada perempuan. Menurut dr. Daruqutni, perubahan hormon akibat aktivitas seksual, kehamilan, menopause, hingga penggunaan alat kontrasepsi tertentu dapat meningkatkan risiko infeksi.

“Selain itu, kebiasaan menahan kencing, kurang minum air putih, dan kurang menjaga kebersihan juga bisa memicu ISK,” tambahnya.

Untuk mencegah ISK, dr. Daruqutni menyarankan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan area intim.

“Minum cukup air putih, jangan menahan kencing terlalu lama, bersihkan area kewanitaan dari depan ke belakang, hindari sabun kewanitaan yang keras, dan gunakan pakaian dalam katun yang longgar,” pesannya.

Infeksi saluran kemih yang tidak segera diobati dapat menyebar hingga ke ginjal dan menimbulkan komplikasi serius.

Karena itu, masyarakat diimbau segera berkonsultasi ke dokter bila mengalami gejala seperti nyeri saat buang air kecil atau sering ingin kencing.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle56 menit lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle2 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional2 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline3 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline3 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle4 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle5 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional5 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional5 jam lalu