Empat Desa di Jalancagak Masuk Program UPLAND, Menyasar Enam Kelompok Tani Nanas di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Program UPLAND Nanas di Kecamatan Jalancagak terus menunjukkan progres positif. Program UPLAND merupakan kegiatan pertanian di dataran tinggi yang komprehensif.
Tahun ini, sebanyak enam kelompok tani di Jalancagak menjadi penerima bantuan program yang berfokus pada pengembangan komoditas nanas sebagai ikon Subang.
Kepala UPTD Pertanian Jalancagak, Tatang menjelaskan, implementasi program UPLAND Nanas tahun ini dilaksanakan di empat desa, yaitu Desa Bunihayu, Kumpay, Jalancagak, dan Sarireja.
“Fokus tahun ini masih pada pembuatan JUT (Jalan Usaha Tani), dan saat ini progresnya sudah berjalan di tiga desa: Jalancagak, Bunihayu, dan Kumpay. Untuk Desa Sarireja akan mulai dikerjakan pada Januari 2026,” ucap Tatang saat ditemui wartawan Pasundan Ekspres pada Senin (1/12/2025).
Selain pembangunan infrastruktur, tahap pengembangan budidaya juga mulai dilakukan. Sejumlah desa telah menerima dan menanam bibit nanas. Untuk pengembangan lahan seluas 20 hektare, disediakan bibit dengan komposisi 16.000 bibit per hektare.
Tatang mengatakan, progres pembangunan JUT telah mencapai 50 persen, sementara untuk tahap pengembangan budidaya baru sebatas pengiriman bibit. “Target JUT akhir tahun harus beres,” tegasnya.
Program UPLAND Nanas di Kecamatan Jalancagak ditargetkan rampung pada rentang 2025–2026, baik dari sisi infrastruktur maupun pemberdayaan petani.
Tatang menuturkan, pengembangan komoditas nanas dipilih karena nanas merupakan ikon Kabupaten Subang. Melalui program ini, dia berharap kualitas dan kuantitas produksi nanas semakin meningkat sehingga ke depan dapat memenuhi pasar ekspor.
Dia juga mengaku bersyukur atas adanya program UPLAND yang dinilai sangat bermanfaat.
“Saya sangat mendukung sekali. Selain fisiknya jelas, ketersediaan nanas bisa meningkat dan sekaligus memberdayakan para petani,” ungkapnya.(hdi/ysp)
