Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

GUNEM Subang Gelar Mimbar Bebas, Soroti Isu Strategis

H
Hadi MartadinataEditor: Dede SM
|21:20 WIB
Bagikan:
GUNEM Subang Gelar Mimbar Bebas, Soroti Isu Strategis
Forum GUNEM Subang menggelar mimbar bebas di teras Gedung DPRD Kabupaten Subang, Kamis (6/4/2026), menyuarakan berbagai isu strategis daerah.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Forum Komunikasi Aktivis, Relawan, dan Pegiat Pemberdayaan (GUNEM) Subang menggelar mimbar bebas di teras Gedung DPRD Kabupaten Subang, Kamis (6/4/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 15 peserta dari unsur organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) ini diawali dengan upacara budaya ruwatan sebagai simbol harapan perubahan bagi Kabupaten Subang.

Dalam forum tersebut, sejumlah persoalan krusial disampaikan para peserta, mulai dari sejarah daerah, kesehatan, lingkungan, hingga agraria dan pembangunan.

Salah satu peserta, Ki Dimas, menekankan pentingnya penguatan sejarah Kabupaten Subang, termasuk mendorong perhatian terhadap situs Monumen Pancasila di Bulan Sari.

“Hari jadi Subang harus memiliki dasar historis yang kuat, termasuk menjaga situs sejarah yang ada,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Sementara itu, Arul menyoroti sektor kesehatan dengan mendorong percepatan Universal Health Coverage (UHC) serta validasi penerima BPJS PBI agar tepat sasaran.

Di bidang lingkungan, Edrian Morisson mengangkat persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Ia mengusulkan pengadaan alat pemusnah sampah di tiap kecamatan.

Persoalan agraria turut disorot. Nani menilai perlu adanya penertiban lahan milik PTPN guna menghindari konflik berkepanjangan di masyarakat.

Selain itu, Yadi menyinggung minimnya fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) di perumahan, serta lambatnya proses serah terima yang berdampak pada kenyamanan warga.

Kinoy menambahkan, proses musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat kelurahan perlu diperbaiki agar aspirasi masyarakat lebih terakomodasi.

Adapun Ade Sahid mengusulkan pembentukan tim akselerasi pembangunan serta tim independen untuk pembangunan non-APBD guna mempercepat pembangunan daerah.

Inisiator kegiatan, Asep Iwan, menegaskan forum GUNEM menjadi wadah penyampaian aspirasi berbasis data dan pengalaman lapangan.

“Kami menyampaikan secara santai, tapi memiliki dampak positif untuk kemajuan Subang,” katanya.

Ia berharap berbagai isu yang disampaikan dapat menjadi perhatian legislatif dan pemangku kebijakan.

Sementara itu, Hendra Purnawan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui forum diskusi bersama pihak terkait.

“Kami akan mengundang GUNEM untuk berdiskusi agar ada tindak lanjut,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih responsif.(hdi/dan/ded)

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang5 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional25 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline29 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional42 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang46 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang50 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu