Ini Kronologi Kecelakaan Maut di Subang yang Menyebabkan Dua Bobotoh Persib Tewas

SUBANG – Insiden kecelakaan maut dua bobotoh persib tewas yang terjadi di wilayah Subang, Jawa Barat, pada Senin (12/1/2026) dini hari. Dua pendukung Persib Bandung (Bobotoh) asal Subang, Putri Wijayaka Az-Zahro (21) dan Ahmad Saefullah (18), meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak sebuah dump truk.
Kedua korban sebelumnya baru saja menyaksikan laga klasik Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (11/1/2026).
Kasus kecelakaan maut tersebut kini tengah ditangani oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polres Subang. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memburu sopir dump truk beserta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut karena melarikan diri usai kejadian.
“Kami terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa kecelakaan yang menimpa kedua Bobotoh Persib asal Subang tersebut. Sopir dan kendaraan yang menabrak kedua korban juga sedang kami buru,” ujar Kasatlantas Polres Subang AKP Asep Saepudin, Selasa (13/1/2026) siang.
Sosok Korban
Kepergian Putri dan Ahmad meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta rekan-rekan sesama Bobotoh, khususnya dari kelompok Viking Ganas Subang.
Ketua Harian Viking Ganas Subang, Pian, mengenang kedua korban sebagai sosok yang dikenal baik dan tidak pernah menimbulkan masalah.
“Di kalangan Bobotoh, kedua korban dikenal sebagai pribadi yang sangat baik, rendah hati, dan tidak pernah membuat masalah,” ucap Pian.
Kronologi Kejadian
Menurut Pian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.25 WIB di pertigaan lampu merah Pondok Dewi, Subang Kota.
“Saat itu tiba-tiba kendaraan roda dua yang ditumpangi korban diseruduk dump truk hingga korban terlindas,” kata Pian, dikutip dari Kompas.com.
Ia menjelaskan, rombongan Viking Ganas Subang tiba di wilayah Subang sekitar pukul 23.30 WIB dan kemudian membubarkan diri. Namun, kedua korban masih sempat berkumpul di Alun-alun Subang sebelum melanjutkan perjalanan pulang.
“Setelah membubarkan diri dari Alun-alun Subang, korban kemudian mengambil sepeda motor yang diparkir di sekitar RS PTPN. Selanjutnya mereka sempat makan di Mie Gacoan hingga sekitar pukul 00.00 WIB,” ungkapnya.
Sekitar pukul 00.15 WIB, Putri dan Ahmad melanjutkan perjalanan pulang. Namun, kurang dari 10 menit kemudian, musibah tragis tersebut terjadi.
“Motor yang ditumpangi kedua korban tiba-tiba ditabrak dump truk di sekitar pertigaan lampu merah Pondok Dewi. Kendaraan yang menabrak korban juga langsung melarikan diri,” jelas Pian.
Akibat kecelakaan tersebut, Ahmad Saefullah meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, Putri Wijayaka Az-Zahro sempat dilarikan ke RS Mitra Plumbon Subang dan menjalani perawatan selama kurang lebih tiga jam sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir akibat luka serius di bagian paha dan kaki.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas sopir dump truk dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan
