Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jaga Nilai Pancasila di Tengah Transformasi Ekonomi di Subang

H
Hadi MartadinataEditor: Dede
|04:08 WIB
Bagikan:
Jaga Nilai Pancasila di Tengah Transformasi Ekonomi di Subang
Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Subang Handra Munandar(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Pesatnya pembangunan industri di Kabupaten Subang menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Hadirnya Pelabuhan Patimban, kawasan industri Surya Cipta, dan proyek strategis nasional lainnya mengubah wajah Subang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

Namun, di tengah geliat investasi itu, Pemuda Pancasila (PP) menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi, stabilitas sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Subang Handra Munandar menyatakan, organisasi berideologi Pancasila ini memandang industrialisasi bukan sekadar persoalan ekonomi, melainkan juga panggilan ideologis.

“Dengan semangat Bersatu, Berdaulat, Adil, dan Makmur, Pemuda Pancasila punya tanggung jawab menjaga jati diri masyarakat Subang di tengah perubahan zaman,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Rabu (22/10/2025).

Handra menegaskan, Pancasila harus menjadi kompas moral dalam setiap proses pembangunan. Pemuda Pancasila bertekad memastikan kemajuan industri membawa kesejahteraan dan keadilan sosial, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi.

Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan dunia usaha, PP mendorong pelatihan keterampilan, kewirausahaan berbasis komunitas, hingga penyaluran tenaga kerja lokal agar pemuda Subang tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

“Pemuda harus jadi bagian dari solusi. Mereka perlu punya keterampilan dan mental siap kerja, tapi juga kesadaran sosial,” tambahnya.

Selain pemberdayaan, PP juga menjadi penjembatan sosial antara perusahaan dan masyarakat di sekitar kawasan industri untuk mencegah potensi konflik sosial maupun lingkungan.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Subang H. Endang Kosasih menuturkan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah konkret dalam mengawal industrialisasi yang berkeadilan.

Beberapa langkah tersebut di antaranya: Penertiban Tambang Ilegal. PP mendesak DPRD Subang menindak tegas aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan.

Pengawasan SDA. PP mengingatkan agar pengelolaan material tambang untuk proyek nasional tidak merusak ekosistem.

Kemudian, Dukungan RTRW dan RDTR. Mendorong DPRD menuntaskan regulasi tata ruang agar pembangunan berjalan terencana dan ramah lingkungan.

Advokasi Buruh dan Masyarakat Terdampak. PP aktif mengusulkan solusi ekonomi alternatif bagi pekerja yang kehilangan mata pencaharian akibat penertiban tambang ilegal dan Keterlibatan Pemuda Lokal.

Mendorong industri menyediakan kuota tenaga kerja bagi warga Subang dan program vokasi bagi generasi muda.

Dalam konteks lingkungan, Pemuda Pancasila menegaskan sikap tegasnya terhadap eksploitasi alam yang merusak. Mereka mendorong penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan.

“Pancasila bukan sekadar ideologi politik, tapi panduan moral dalam membangun Subang yang adil, makmur, dan berkelanjutan,” tegas Endang yang juga anggota DPRD Subang.

Endang menambahkan, Pemuda Pancasila kini bertransformasi menjadi organisasi pemberdaya masyarakat, bukan sekadar pelaku aksi lapangan. Melalui program kewirausahaan, pendidikan vokasi, dan literasi digital, PP menyiapkan kadernya untuk beradaptasi di era industrialisasi.

“Kami ingin Subang maju, tapi tetap punya jati diri. Pemuda Pancasila akan terus mengawal agar kemajuan industri tidak meninggalkan masyarakat kecil,” pungkasnya.(hdi/ded)

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang5 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional25 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline29 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional42 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang46 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang50 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu