Jalur Wisata Subang Selatan Mulai Ramai, Tingkat Hunian Hotel Masih Stabil

PASUNDANEKSPRES.ID-Arus wisata di wilayah Subang Selatan kembali meningkat. Jalur menuju sejumlah destinasi unggulan seperti Ciater, Jalancagak, Lembang, dan Sagalaherang tampak padat oleh kendaraan roda dua dan roda empat, Minggu (5/10/2025).
Peningkatan ini membawa angin segar bagi pelaku pariwisata dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di sepanjang jalur wisata. Sumiyati, pedagang makanan dan oleh-oleh di Jalancagak, mengaku penjualannya meningkat dibandingkan pekan sebelumnya.
“Sekarang mulai ramai lagi. Kalau minggu lalu masih sepi, hari ini sudah lumayan banyak pembeli,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Menurutnya, arus wisatawan mulai meningkat dalam beberapa bulan terakhir, terutama saat akhir pekan dan cuaca cerah.
“Kalau Sabtu dan Minggu kendaraan ramai lewat. Banyak yang berhenti beli jajanan,” tambahnya.
Namun, tidak semua sektor merasakan lonjakan besar. Gilang, pegawai salah satu villa di kawasan Ciater, menyebut tingkat hunian masih stabil.
“Ada peningkatan sedikit, tapi belum seperti sebelum pandemi. Kebanyakan tamu dari Bandung, Karawang, dan Purwakarta,” katanya.
Hal serupa disampaikan Agus, pengelola objek wisata di Subang Selatan. Ia menilai geliat wisata mulai membaik, meski belum sepenuhnya pulih.
“Sekarang pengunjung sedang-sedang saja, tapi sudah jauh lebih baik dari bulan sebelumnya,” ucapnya.
Para pelaku wisata berharap tren ini menjadi tanda pemulihan ekonomi sektor pariwisata setelah sempat terpuruk dua tahun terakhir.
“Kalau jalur wisata ramai, otomatis banyak yang diuntungkan—dari pedagang kecil, parkir, sampai penginapan,” ujar Agus.
Ia menambahkan, program dan event daerah seperti Saba Desa serta berbagai festival lokal turut membantu menarik wisatawan kembali ke Subang Selatan.
Meskipun belum seramai musim libur panjang, meningkatnya aktivitas wisata akhir pekan dinilai membawa harapan baru bagi pelaku usaha pariwisata.(hdi/ded)
