Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kaleidoskop Subang 2025: Kasus Guru Viral di SMPN 2 Jalancagak

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:13 WIB
Bagikan:
Kaleidoskop Subang 2025: Kasus Guru Viral di SMPN 2 Jalancagak
Guru Viral di SMPN 2 Jalancagak dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

PASUNDANEKSPRES.ID - Setelah melewati proses mediasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, persoalan antara orang tua murid dan guru di SMPN 2 Jalancagak resmi dinyatakan berakhir.

Kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai dan sepakat untuk kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar sebagaimana mestinya.

Kepala SMPN 2 Jalancagak, H. Tatang Rohana, M.Pd., menyampaikan bahwa jalannya mediasi berlangsung dengan lancar.

Ia menegaskan seluruh pihak telah sepakat menutup permasalahan tersebut dan kembali memusatkan perhatian pada proses pendidikan.

“Kedua belah pihak, baik orang tua maupun sekolah, sudah sama-sama mengubur masalah ini. Untuk anak juga tetap melanjutkan kegiatan belajar di sekolah seperti biasa,” ujar Tatang, Kamis (6/11/2025).

Menurut Tatang, fokus utama saat ini adalah memastikan peserta didik tidak terdampak oleh konflik yang terjadi antara guru dan orang tua. Ia menekankan pentingnya semua pihak mengutamakan kepentingan pendidikan di atas kepentingan pribadi.

“Kelanjutan anak dalam kegiatan belajar harus lebih dikedepankan ketimbang ego kita masing-masing. Tentu orang tua punya ego, guru juga punya ego, tapi jangan sampai anak jadi korban,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Tatang turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Subang, Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, PGRI, serta seluruh orang tua murid.

“Saya apresiasi kepada Pak Gubernur, Bupati, Dinas Pendidikan, dan PGRI yang telah mendukung penyelesaian ini. Kami juga mengajak para orang tua untuk terus berkolaborasi mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang unggul, shaleh dan shalehah,” tambahnya.

Ia menyebutkan bahwa salah satu pesan utama dari Gubernur Dedi Mulyadi adalah pentingnya membangun rasa saling percaya antara orang tua dan guru dalam mendukung proses pendidikan.

“Pak Gubernur menyampaikan, ketika orang tua mempercayakan anaknya bersekolah, berikanlah kepercayaan itu sepenuhnya kepada guru. Supaya guru bisa mendidik dengan tenang tanpa rasa takut atau tekanan,” terang Tatang.

Sebagai langkah lanjutan, pihak sekolah berencana menggelar pertemuan reflektif dengan mengundang seluruh orang tua dan siswa pada Senin mendatang.

Sementara itu, guru yang sebelumnya terlibat dalam peristiwa tersebut, Rana, tidak akan dilibatkan dalam pertemuan karena permasalahan tersebut telah dinyatakan tuntas.

“Tujuannya untuk menyamakan persepsi bahwa mendidik anak adalah tugas bersama. Semoga dengan kesepahaman ini, kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi,” jelasnya.

Tatang menegaskan, ke depan sekolah akan melakukan sosialisasi mendalam mengenai tata tertib sekolah agar seluruh pihak memahami hak dan kewajiban masing-masing.

Ia juga memastikan akan memperkuat pembinaan guru dan pendidikan karakter siswa, agar hubungan antara peserta didik dan pendidik semakin harmonis.

"Khusus kepada guru, saya kepala sekolah berkewajiban melakukan pembinaan guru bukan hanya kepada Pak Rana, tapi kepada semua guru. Kepada siswa juga akan kami tekankan pentingnya karakter hormat, bukan hanya kepada orang tua tapi juga kepada guru,” tegas Tatang.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis siswa, terutama bagi Zacky, siswa yang sempat menjadi pusat perhatian publik.

“Yang saya khawatirkan, jangan sampai Zacky mendapat perundungan dari teman-temannya. Anak tidak boleh dilibatkan dalam konflik apapun. Tugas sekolah memastikan lingkungan belajar tetap aman dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga6 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang8 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang8 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang8 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional9 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional11 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle11 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta11 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat11 jam lalu