Kemehaj Subang Pastikan Kesiapan Berangkat ke Tanah Suci Capai 100 Persen

PASUNDANEKSPRES.ID - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Subang memastikan kesiapan teknis dan administratif jemaah haji ke tanah suci tahun 2026 telah mencapai 100 persen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenhaj Subang, Maman Sulaeman.
Ia menjelaskan, seluruh dokumen penting yang menjadi syarat keberangkatan jemaah haji telah rampung tanpa kendala. Mulai dari paspor hingga visa, semuanya telah diproses dan diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.
“Paspor jemaah haji asal Kabupaten Subang sudah seluruhnya dikirimkan ke Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jawa Barat,” ujar Maman kepada Pasundan Ekspres, Senin (4/5/2026).
Selain itu, seluruh visa jemaah juga telah terbit, sehingga tidak ada lagi hambatan administratif menjelang keberangkatan ke tanah suci.
Tak hanya itu, identitas jemaah berupa ID card juga telah selesai dicetak dan didistribusikan. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran mobilitas jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Dari sisi perlengkapan, seluruh jemaah haji asal Subang juga telah menerima koper dan perlengkapan lainnya. Perlengkapan tersebut meliputi koper besar untuk bagasi, koper kabin, tas ransel Armuzna, hingga tas kecil untuk dokumen penting.
Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Subang tahun 2026 tercatat sebanyak 438 orang. Dengan rincian, jemaah laki-laki berjumlah 231 orang dan perempuan sebanyak 311 orang.
Selain jemaah, terdapat pula enam petugas haji yang akan mendampingi. Mereka terdiri dari satu TPHI, satu TPIHI, dua tenaga kesehatan (dokter dan tenaga medis), serta dua Petugas Haji Daerah (PHD).
Para jemaah akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter KJT 34 dan Kloter KJT 39. Kloter KJT 34 merupakan kloter utama yang berjumlah 444 orang, terdiri dari 438 jemaah dan 6 petugas.
Sementara itu, Kloter KJT 39 berjumlah 104 jemaah dan merupakan kloter gabungan bersama jemaah dari Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan.
Untuk jadwal keberangkatan, Kloter KJT 34 akan berangkat dari Islamic Centre Kabupaten Subang pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 12.15 WIB menuju Asrama Haji Indramayu.
Selanjutnya, jemaah dijadwalkan masuk asrama pada pukul 14.30 WIB dan akan terbang ke Tanah Suci pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 14.30 WIB dengan nomor penerbangan SV 5283.
Adapun Kloter KJT 39 akan berangkat dari Islamic Centre Subang pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 14.15 WIB menuju Asrama Haji Indramayu. Jemaah dijadwalkan diterima di asrama pada pukul 16.30 WIB dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 15.45 WIB dengan nomor penerbangan SV 5403.
Selain kesiapan administratif dan teknis, aspek kesehatan jemaah juga menjadi perhatian utama. Kemanhaj Kabupaten Subang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang untuk memastikan seluruh jemaah memenuhi syarat istithaah kesehatan sebelum keberangkatan.
Maman menjelaskan, seluruh jemaah telah melalui proses pemeriksaan kesehatan di puskesmas sebagai syarat untuk melakukan pelunasan biaya haji.
“Jika ada jemaah yang tidak memenuhi syarat istithaah, maka tidak bisa melakukan pelunasan. Jadi seluruh jemaah yang sudah melunasi dipastikan telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kmenhaj Subang terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang serta berbagai instansi terkait dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Agama semata, melainkan merupakan hajat nasional yang melibatkan banyak pihak.
"Maka dari itu, sinergi lintas sektor dinilai sangat penting demi kelancaran dan kesuksesan pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Subang," jelasnya.
Jaga Kesehatan Jelang ke Tanah Suci
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengimbau seluruh calon jemaah agar menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental agar para jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar.
Selain itu, Agus juga mengingatkan agar para jemaah lebih mengutamakan pelaksanaan rukun dan wajib haji, serta tidak lalai dalam menjalankannya hanya karena mengejar amalan sunah.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Subang turut menyiapkan fasilitas transportasi berupa armada bus untuk mengantar dan menjemput para jemaah. Tak hanya itu, pemerintah daerah juga memberikan suvenir sebagai tanda perhatian kepada calon jemaah haji yang akan berangkat.(znl/ysp)
