Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Khansa Tha'la, Siswa Berbakat SDN Titim Patimah di Subang, Berprestasi Akademik dan Non-Akademik

E
EgiEditor: Huba
|06:15 WIB
Bagikan:
Khansa Tha'la, Siswa Berbakat SDN Titim Patimah di Subang, Berprestasi Akademik dan Non-Akademik
(kiri ke kanan) Guru pembimbing Teti Rohaeti dan Khansa Tha'la Nafi'isa Aqillah

SUBANG-Semangat belajar dan semangat berproses sejak dini adalah kunci dari keberhasilan. 

Ungkapan ini sangat cocok disematkan kepada Khansa Tha’la Nafi’isa Aqillah, seorang siswi berbakat dari SDN Titim Patimah yang sekarang duduk di kelas 6, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. 

Di usianya yang masih belia, Khansa telah menunjukkan prestasi gemilang baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, sehingga namanya dikenal di tingkat kecamatan.

Khansa, yang lahir di Subang pada tahun 2012, mulai menorehkan prestasi sejak duduk di bangku kelas 3 SD.

Saat itu, ia mulai mengikuti berbagai lomba akademik, seperti lomba pidato dan lomba-lomba lainnya yang mengasah kemampuan berpikir dan berbicara di depan umum. 

Tak hanya berhenti di situ, memasuki kelas 4, Khansa mulai merambah bidang non-akademik, seperti pramuka, membaca puisi, biantara (pidato dalam bahasa Sunda), hingga lomba Pendidikan Agama Islam (PAI). 

Semua cabang lomba itu ia ikuti dengan penuh semangat, menjadikan Khansa sebagai salah satu siswa paling aktif dan kompetitif di sekolahnya.

Di luar dunia akademik, Khansa memiliki banyak hobi yang mendukung perkembangan dirinya, seperti menari, berenang, dan membaca buku. Ia dikenal sebagai sosok kecil yang penuh semangat dan tidak pernah berhenti belajar.

"Kecil-kecil cabe rawit," begitulah sebagian orang menggambarkan karakter Khansa. Meskipun usianya masih muda, namun semangat dan kemampuannya kerap mengungguli teman-teman seusianya.

Prestasi Khansa tidak hanya membanggakan orang tuanya, tetapi juga para guru di SDN Titim Patimah, terutama guru pembimbingnya, Teti Rohaeti, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian Khansa.

"Sebetulnya itu cita-cita dari setiap guru. Anak-anak bisa meraih prestasi, berkembang, dan menunjukkan usaha terbaiknya. Itu kebahagiaan tak ternilai bagi kami para pendidik," ujar Teti Rabu (14/5). 

Ia menambahkan ukuran seorang anak dikatakan berprestasi tidak melulu harus dari banyaknya piala atau piagam penghargaan yang dikumpulkan.

Lebih dari itu, ketika seorang anak sudah mampu menampilkan usaha terbaiknya dan mampu menaklukkan dirinya sendiri untuk berani tampil serta tidak menyerah, itulah juara sesungguhnya.

"Piala dan piagam itu hanya bonus. Yang utama adalah bagaimana dia bisa melalui proses dengan baik, mau berjuang, dan tidak mudah menyerah. Itulah yang kami hargai sebagai guru," tambahnya.

Teti mengungkapkan dalam mendampingi siswa seperti Khansa, tidak ada strategi yang terlalu istimewa. Ia hanya mencoba memahami karakter dan gaya belajar setiap anak. 

Sebab, menurutnya, setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda.

"Ada yang unggul dalam bahasa, ada yang di angka-angka, ada juga yang lebih kuat di keterampilan. Maka pendekatan kami sebagai guru pun tidak bisa disamakan. Kami harus fleksibel dan adaptif," jelasnya.

Kesuksesan Khansa tentu tidak lepas dari lingkungan belajar yang positif. SDN Titim Patimah dikenal sebagai salah satu sekolah yang cukup aktif mendukung pengembangan siswa dalam berbagai bidang. 

Kepala Sekolah, Thesi Rismayanti Siti Rohmah mengatakan, pihak sekolah terus mendorong setiap siswa untuk aktif dalam kegiatan positif, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

"Kami selalu berusaha memberikan ruang dan dukungan bagi siswa-siswa yang punya semangat untuk maju. Tidak hanya siswa yang punya bakat akademik, tetapi juga yang punya potensi di bidang seni, olahraga, dan lainnya. Kami percaya bahwa setiap anak punya keistimewaannya masing-masing," ujar Thesi.

Ia menilai Khansa merupakan contoh dari siswa yang tumbuh dalam lingkungan yang suportif. Dukungan dari guru, teman-teman, dan juga keluarganya menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan dirinya.

"Khansa itu anak yang selalu ingin tahu dan mau mencoba. Dia tidak takut gagal, dan itu yang membuatnya terus berkembang," tambahnya.

Meskipun saat ini Khansa masih duduk di bangku sekolah dasar, namun banyak pihak yang optimis masa depannya akan cemerlang.

Dengan semangat belajar yang tinggi dan keinginan kuat untuk terus maju, Khansa diyakini mampu menjadi generasi penerus yang membawa perubahan positif, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi lingkungannya.

Guru-guru di SDN Titim Patimah berharap, akan semakin banyak siswa yang mengikuti jejak Khansa. Sekolah juga berkomitmen untuk terus memfasilitasi siswa dalam meraih prestasi, baik melalui pelatihan rutin, pembinaan intensif, maupun dukungan dalam bentuk lainnya.

"Saya yakin, dengan semangat belajar seperti Khansa, anak-anak Indonesia bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Tapi yang paling penting, mereka tumbuh sebagai pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah," pungkas Thesi. 

Tak bisa dimungkiri, peran keluarga sangat besar dalam membentuk karakter dan semangat belajar Khansa. Dalam banyak kesempatan, Khansa sering bercerita bahwa kedua orang tuanya selalu mendukung apapun kegiatan positif yang ia ikuti.

Ketika ia ditunjuk untuk ikut lomba, orang tuanya selalu memberikan semangat dan membantu Khansa mempersiapkan diri dengan baik.

Dukungan inilah yang menjadikan Khansa merasa percaya diri dalam setiap langkahnya. Ia tidak merasa sendiri dalam perjuangannya.

"Kalau lomba, biasanya saya latihan dulu sama guru, lalu di rumah dibantu orang tua. Kadang saya belajar sendiri juga, tapi tetap dikasih semangat terus," ujar Khansa singkat saat ditemui di sekolah.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga7 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang7 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta8 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang8 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional9 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang10 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional10 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional11 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline11 jam lalu