Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kuota Terbatas! SPMB SMP IT Al-Majid Subang Dibuka, Digelar Dua Gelombang

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede SM
|21:00 WIB
Bagikan:
Kuota Terbatas! SPMB SMP IT Al-Majid Subang Dibuka, Digelar Dua Gelombang
SMP IT Al-Majid Subang membuka SPMB Tahun Ajaran 2026 dengan kuota terbatas dan sistem pendidikan terpadu.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - SMP IT Al-Majid Subang membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 dalam dua gelombang, Oktober–Januari dan Februari–Mei, dengan kuota terbatas guna menjaring calon siswa berprestasi dan berkarakter.

Sebagai sekolah Islam terpadu, SMP IT Al-Majid mengombinasikan pendidikan akademik, pembinaan karakter, dan penguatan nilai keagamaan dalam satu sistem pembelajaran.

Kepala sekolah, Siti Sari Fitriani, menegaskan SPMB menjadi tahap awal pembentukan generasi unggul.

“SPMB bukan sekadar pendaftaran, tetapi langkah awal membentuk generasi berprestasi dan berakhlak,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Ia menjelaskan, dalam proses pembelajaran sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan kurikulum khas Islam.

“Program unggulan kami meliputi tahfiz Al-Qur’an minimal tiga juz, Hadits Arbain, serta penguatan Bahasa Inggris dan Mandarin,” tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, sistem full day school diterapkan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan seperti salat dhuha, tahfiz harian, mentoring keislaman, serta program English Day untuk meningkatkan kemampuan bahasa siswa.

Siti Sari juga menyebut, sekolah memberikan ruang pengembangan minat dan bakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

“Siswa bisa memilih kegiatan seperti Pramuka, olahraga, seni, hingga klub sains dan jurnalistik,” katanya.

Berbagai prestasi telah diraih siswa, di antaranya juara MTQ tingkat kabupaten hingga finalis provinsi, lomba pidato, kaligrafi, Olimpiade Matematika dan IPA, serta Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) dan Pentas PAI.

Untuk pendaftaran, calon siswa diwajibkan melengkapi formulir, pas foto, fotokopi akta kelahiran, kartu keluarga, surat keterangan sekolah asal, NISN, serta dokumen prestasi jika ada. Biaya pendaftaran sebesar Rp450 ribu, dengan total biaya pendidikan tahun pertama sekitar Rp12,3 juta.

Ia berharap sekolah dapat menjadi pilihan masyarakat yang menginginkan pendidikan seimbang.

“Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan nilai keagamaan siswa,” pungkasnya.(znl/ded)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle32 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu