Kursi Kepala Dinas di Subang Masih Ada yang Kosong, Bupati Segera Seleksi Terbuka

PASUNDANEKSPRES.ID -Sejumlah posisi kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang masih kosong usai pelantikan 13 pejabat eselon II pada Kamis (16/10/2025).
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita menjelaskan, kekosongan tersebut disebabkan oleh kebutuhan akan figur yang memiliki latar belakang teknis dan kompetensi sesuai bidangnya.
“Selama dua minggu ini saya lihat, orang yang benar-benar teknis itu masih sedikit. Makanya kenapa beberapa posisi saya kosongkan, karena harus saya open biddingkan lagi,” jelasnya.
Beberapa jabatan yang masih belum terisi antara lain posisi kepala dinas di sektor pertanian, PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), serta Inspektorat Daerah (Irda).
Menurut Reynaldy, jabatan-jabatan tersebut memerlukan sumber daya manusia dengan kualifikasi khusus, terutama lulusan teknik yang memiliki kemampuan dan pengalaman sesuai kebutuhan lapangan.
“Inspektorat dan pertanian itu butuh orang yang punya spesifikasi khusus. Begitu juga PUPR, perlu sarjana-sarjana teknik yang benar-benar paham teknis di lapangan,” ungkapnya.
Reynaldy menegaskan, proses open bidding atau seleksi terbuka akan segera dilakukan untuk mengisi jabatan-jabatan tersebut. Ia menargetkan seluruh posisi strategis sudah terisi sebelum akhir tahun 2025.
“Ada deadline, minimal sebelum akhir tahun semua sudah dilantik. Jadi proses open bidding akan kita percepat,” tegasnya.
Namun, khusus untuk jabatan di Inspektorat Daerah, Reynaldy mengakui prosesnya kemungkinan akan memakan waktu lebih lama karena memerlukan persetujuan dari Inspektorat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta melibatkan tahapan administratif yang cukup panjang.
“Kalau Irda mungkin agak lama, karena harus ada kesetujuan dari Inspektorat Kemendagri, prosesnya cukup banyak turutan,” kata Reynaldy.
Dirinya berharap, melalui seleksi terbuka tersebut Pemkab Subang dapat menghadirkan pejabat-pejabat baru yang tidak hanya memenuhi kualifikasi teknis, tetapi juga memiliki komitmen tinggi terhadap pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
“Saya ingin orang-orang yang benar-benar siap kerja, punya kemampuan teknis, dan bisa bergerak cepat. Karena Subang butuh percepatan di semua lini,” pungkasnya. (cdp)
