Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Masuki Musim Tanam 2026, KDMP Cimayasari Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman dan Tepat HET

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|11:48 WIB
Bagikan:
Masuki Musim Tanam 2026, KDMP Cimayasari Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman dan Tepat HET
KDMP Cimayasari saat monitoring stok pupuk subsidi.

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang musim tanam tahun 2026, ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Jawa Barat dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Barat, H. Otong Wiranta menyampaikan, stok pupuk bersubsidi tersedia sesuai kebutuhan petani sebagai bagian dari upaya monitoring stok secara berkelanjutan.

“Ini ada salah satu langkah diwujudkan melalui aktifnya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cimayasari, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang, sebagai Penerima Pada Titik Serah (PPTS) penebusan pupuk bersubsidi pada tahun 2026,” terangnya.

Dengan skema ini, kata H. Otong, penyaluran pupuk menjadi lebih dekat ke petani sehingga biaya angkut lebih murah, bahkan di beberapa titik mencapai nol ongkos angkut.

“Melalui KDMP Cimayasari, petani semakin dimudahkan. Harga pupuk sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), stok tersedia dan aman untuk kebutuhan musim tanam,” kata H. Otong.

Ketua KDMP Cimayasari menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan penuh terhadap kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Menteri Pertanian, Bapak Menteri Koperasi, serta Pupuk Indonesia yang telah memberikan fasilitas penyaluran pupuk subsidi sehingga lebih mudah diakses petani,” ucapnya.

Sementara itu, Pupuk Indonesia yang diwakili Account Executive (AE) Wilayah Kabupaten Subang, Bakty Nevada menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.

Pupuk Indonesia terus mengedepankan prinsip kemudahan dan kedekatan layanan kepada petani yang berhak, bekerja sama dengan KDMP Cimayasari sebagai PPTS sekaligus mendukung penguatan peran koperasi desa.

“Petani tidak perlu ragu dalam proses penebusan pupuk bersubsidi. Seluruh mekanisme dijalankan sesuai aturan yang berlaku, dengan harga sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah,” tegas Bakty.

Dengan sinergi antara pemerintah, kata Bakty, Pupuk Indonesia, KTNA, dan KDMP, diharapkan kebutuhan pupuk bersubsidi petani pada musim tanam 2026 dapat terpenuhi secara tepat waktu, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (cdp)

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional10 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline32 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang50 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu