Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menanti Percepatan Perbaikan Jalan Rusak di Pagaden Kabupaten Subang

D
Dadan RamdanEditor: Yusup Suparman
|06:02 WIB
Bagikan:
Menanti Percepatan Perbaikan Jalan Rusak di Pagaden Kabupaten Subang
Sejumlah kendaraan roda dua dan empat melintasi jalan provinsi yang rusak di Kecamatan Pagaden, Selasa (4/11/2025).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Ruas jalan provinsi di Pagaden rusak parah. Jalan tersebut kini berubah menjadi kubangan air sedalam 50 sentimeter, menyulitkan dan meresahkan pengguna jalan.

Kerusakan parah ini diduga kuat disebabkan oleh aktivitas angkutan material berat yang melintas siang dan malam dengan tonase melebihi batas.

Akibatnya, jalan tidak hanya berlubang dan bergelombang, tetapi juga tergenang air bak empang, khususnya saat musim hujan.

Dampaknya langsung terasa. Banyak kendaraan roda dua dan roda empat mogok karena mesinnya terendam air.

Kendaraan roda dua hampir dipastikan tidak bisa melintas, sementara kendaraan roda empat berbadan rendah, seperti minibus, juga sangat berisiko mogok.

“Kami sebagai pengguna kendaraan roda dua, kalau dipaksakan lewat ya pasti mogok karena mesin terendam. Jangan motor, mobil mini bus pun kalau lewat dikhawatirkan akan mogok,” keluh seorang pengguna jalan kepada Pasundan Ekspres, Selasa (4/11/2025).

Kekhawatiran warga kian bertambah karena musim hujan diprediksi akan memperparah genangan. Sementara itu, lalu lintas angkutan berat tak hentinya melintas, memperburuk kondisi jalan.

Oleh karena itu, warga dan pengguna jalan mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga untuk segera turun tangan. Perbaikan total dinilai sangat mendesak agar jalan tersebut kembali dapat dilintasi dengan aman dan nyaman.

Setelah menjadi keluhan warga, ruas jalan provinsi Pagaden–Wates akhirnya akan segera diperbaiki.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Subang, Albert Anggara Putra, yang menyebut perjuangan memperbaiki jalan tersebut akhirnya membuahkan hasil nyata.

Albert menjelaskan, proses perjuangan tidak berlangsung singkat. Ia bersama masyarakat terus menyuarakan kondisi jalan yang rusak parah melalui berbagai kanal, termasuk media, hingga akhirnya mendapat respons dari pemerintah provinsi.

“Alhamdulillah setelah perjuangan panjang, jalan provinsi Pagaden–Wates akhirnya direspons langsung oleh Gubernur KDM. Tahun ini sudah dianggarkan, dan sebelum tahun baru harus sudah mulus. Mari kita kawal bersama,” jelas Albert.

Menurut Albert, pembenahan jalan ini menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat bisa terwujud ketika diperjuangkan secara konsisten dan kolaboratif antara pemerintah daerah, wakil rakyat, dan masyarakat.

Langkah berikutnya, kata Albert, adalah memperkuat kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Subang, terutama dalam penataan arus lalu lintas dan pengendalian kendaraan besar yang sering menjadi penyebab kemacetan serta mempercepat kerusakan jalan.

Albert menyoroti pentingnya penerapan aturan pembatasan jam operasional kendaraan besar.

“Berdasarkan hasil pembahasan bersama Kabid Lalu Lintas Dishub Subang, Djamal, pembatasan tersebut berlaku pada Senin–Jumat pukul 05.00–09.00 dan 16.00–20.00 WIB, serta Sabtu–Minggu pukul 05.00–21.00 WIB,” kata Albert.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan aparat penegak hukum dapat memperkuat penerapan kebijakan tersebut demi terciptanya jalan yang tidak hanya mulus, tetapi juga tertib dan aman bagi seluruh pengguna.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam unggahan video di menyampaikan kepada seluruh warga Jawa Barat yang jalannya masih keadaan jelek itu menjadi tanggungjawab provinsi.

“Insha Allah Provinsi Jawa Barat akan memprioritaskan pembangunan jalan tersebut,” ungkapnya dalam video tersebut.

Salah satunya, kata Dedi, yang menjadi keramaian hari ini adalah jalan yang di wilayah Pagaden-Pamanukan itu sudah teralokasikan pada tahun ini dan dalam proses pengadaan atau lelang.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa bermanfaat bagi masyarakat,” kata Dedi Mulyadi.(dan/cdp/ysp)

Berita Terbaru

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle35 menit lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle2 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional2 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline3 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline3 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle4 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle5 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional5 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional5 jam lalu