Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengaku Resmob, Todong Remaja di Ciater: Aksi Palsu Aparat Berakhir di Tangan Polisi

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:30 WIB
Bagikan:
Mengaku Resmob, Todong Remaja di Ciater: Aksi Palsu Aparat Berakhir di Tangan Polisi
Ilustrasi

SUBANG - Kedok aparat kembali dipakai untuk menebar teror dan aksi palsu aparat berakhir di tangan polisi. Tiga pria asal Bandung berinisial DHS, MI, dan WDA akhirnya tak berkutik setelah Polres Subang membongkar aksi kejahatan mereka yang menyamar sebagai anggota Resmob Polda Jawa Barat di kawasan wisata Ciater, Subang.

Modus para pelaku terbilang nekat dan terencana. Mereka menghentikan sepeda motor sejumlah remaja yang tengah melintas, lalu memaksa korban masuk ke dalam mobil. Di bawah ancaman senjata air softgun, para korban digiring dalam ketakutan dan langsung dituduh membawa obat-obatan terlarang tanpa pernah diperlihatkan barang bukti.

Dalam kondisi tertekan, ponsel korban disita. Para pelaku kemudian menghubungi orangtua korban dan melancarkan pemerasan. Dengan dalih “menyelesaikan perkara”, mereka meminta uang tebusan sebesar Rp4 juta hingga Rp5 juta per orang agar korban bisa dibebaskan.

Namun, kepanikan berubah menjadi kewaspadaan. Keluarga korban mencium kejanggalan dan memilih melapor ke polisi. Laporan itu menjadi awal dari pengungkapan kasus.

Aparat Polres Subang bergerak cepat dengan menyusun strategi jebakan. Proses penyerahan uang dikawal secara senyap hingga akhirnya puncak drama terjadi di Pemandian Air Panas Gracia, Ciater. Pada Sabtu malam (7/2/2026), ketiga pelaku digerebek tepat saat menerima uang tebusan.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap fakta mencengangkan. Ketiganya bukan anggota kepolisian, melainkan anggota ormas asal Bandung yang sengaja memanfaatkan atribut Resmob untuk melancarkan aksi kriminal.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan mobil, air softgun, rompi Resmob, serta bukti transfer uang. Kini, para pelaku harus menghadapi jerat hukum berat dengan ancaman pidana hingga 9 tahun penjara.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang mengaku aparat, serta segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan, terutama di kawasan wisata yang ramai pengunjung.

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

GIIAS Bandung 2026 Resmi Berakhir, 25.170 Pengunjung Padati Pameran Otomotif Jawa Barat

Nasional48 menit lalu
Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Jawa Barat1 jam lalu
Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Headline3 jam lalu
Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle4 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle5 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline16 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle17 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang18 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional19 jam lalu