Milad ke-40, Ponpes Darussalam Subang Luncurkan KBIHU

PASUNDANEKSPRES.ID – Momentum milad ke-40 Pondok Pesantren (PP) Darussalam Kasomalang menjadi tonggak penting dalam pengembangan peran pesantren di tengah masyarakat. Pengasuh Ponpes Darussalam, KH Ahmad Djuanda, MH, resmi meluncurkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Darussalam Mandiri, Selasa (24/3/2026).
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Silaturahmi dan Reuni Akbar Alumni yang digelar di Aula Serbaguna kompleks pesantren. Lebih dari 500 alumni dari berbagai angkatan hadir dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Djuanda menyampaikan pesan agar para alumni senantiasa istiqamah dalam kebaikan dan menjaga integritas diri di tengah tantangan zaman.
“Jangan pernah bosan menjadi orang baik dan saleh. Berbekal doa dan usaha yang istiqamah, semua keinginan insya Allah akan terwujud,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia juga mengingatkan pentingnya keyakinan terhadap kehidupan akhirat sebagai bentuk keadilan yang hakiki.
“Apa buktinya akhirat itu ada? Karena masih banyak ketidakadilan, masih banyak peradilan yang tidak adil, dan masih banyak doa yang belum terkabul di dunia. Maka, jika doa kita belum terwujud di dunia, insya Allah akan dikabulkan di akhirat nanti,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKAPD) PP Darussalam Kasomalang, Ahmad Buhori, M.Si, menegaskan bahwa kehadiran KBIHU Darussalam Mandiri merupakan langkah strategis untuk memperluas pelayanan pesantren kepada masyarakat.
“Reuni kali ini bukan sekadar temu kangen, tapi juga momentum melebarkan sayap pelayanan pesantren kepada masyarakat luas, khususnya dalam memfasilitasi ibadah haji dan umrah. Ini memperkuat peran dakwah pesantren di luar bidang pendidikan,” katanya.
Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk pengabdian nyata pesantren selain di bidang pendidikan formal yang selama ini telah berjalan.
Dengan usia yang telah menginjak empat dekade dan melahirkan belasan ribu alumni, PP Darussalam Kasomalang terus memantapkan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mencetak santri berprestasi, tetapi juga menjadi pusat pelayanan sosial-keagamaan bagi masyarakat.(dan/ded)
