Musda Persis Subang ke-10, Teguh Deni Aljabar: Kaderisasi Menjadi Jantung Organisasi

PASUNDANEKSPRES.ID - Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Subang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Tahun pada Jumat–Sabtu, 12–13 Desember 2025 di Paris Hotel Pamanukan.
Ketua PD Pemuda Persis Subang, Teguh Deni Aljabar menyampaikan, pelaksanaan Musda ke-10 menjadi titik balik penting dalam melahirkan formula gerakan dakwah Pemuda Persis Subang yang lebih adaptif dan relevan dengan dinamika sosial saat ini.
“Musda ke-10 ini menjadi momentum untuk merumuskan kembali arah gerakan dakwah Pemuda Persis Kabupaten Subang, agar mampu menangkap tantangan sekaligus peluang dakwah di era digital hari ini,” terangnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia menyebut, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan juga momentum estafet kepemimpinan dalam tubuh organisasi kader.
Menurutnya, forum ini memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan program kerja Pemuda Persis untuk tiga tahun mendatang.
“Musda ini tidak hanya menetapkan kepemimpinan, tetapi juga menegaskan formula dakwah yang akan dijalankan dalam tiga tahun ke depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Teguh Deni Aljabar menekankan pentingnya proses kaderisasi yang berkelanjutan sebagai fondasi utama organisasi.
Ia mengatakan, kaderisasi sebagai jantung organisasi yang harus terus dijaga dan diperkuat guna melahirkan kader-kader berkualitas.
“Proses kaderisasi harus terus berjalan dan ditingkatkan. Kaderisasi menjadi jantung organisasi agar setiap kader memiliki kualitas nilai yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunah,” kata Teguh.
Melalui Musda ke-10 ini, lanjutnya, PD Pemuda Persis Subang berharap mampu melahirkan kepemimpinan yang solid, program dakwah yang terarah, serta kader-kader militan yang siap berkontribusi bagi umat dan masyarakat.
Musda ke-10 Pemuda Persis Subang diikuti oleh 64 peserta sidang yang merupakan utusan dari pimpinan cabang se-Kabupaten Subang. Mengusung tema “Meneguhkan Dakwah, Mewariskan Jihad”. (cdp/ded)
