Panaskan Mesin Politik, PKB Subang Gelar Pelatihan Kader dan Musyawarah Anak Cabang

PASUNDANEKSPRES.ID – Menjelang tahun politik 2025–2029, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Subang mulai memanaskan mesin politiknya melalui Pelatihan Kader Pertama (PKP) dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak se-Kabupaten Subang, yang digelar di Gedung BRIN, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan yang diinisiasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Subang ini diikuti 503 peserta dari 245 desa dan 8 kelurahan di 30 kecamatan. Mereka merupakan kader potensial yang disiapkan menjadi ujung tombak perjuangan PKB di tingkat akar rumput.
Ketua DPC PKB Subang Zaenal Mutaqin menegaskan, PKB merupakan partai ideologis yang tumbuh dari nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan selalu berpihak kepada rakyat.
“PKB bukan partai yang lahir karena momentum, tapi partai yang tumbuh dari akar ideologi Ahlussunnah wal Jamaah. Kami bergerak bukan hanya untuk merebut kekuasaan, tapi untuk menegakkan kemaslahatan umat dan menjaga marwah politik kebangsaan,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Zaenal menambahkan, seluruh struktur partai hingga tingkat desa harus solid dan siap bekerja untuk masyarakat.
“Kader PKB harus menjadi pejuang, bukan penonton. Kita hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan, membantu, dan memperjuangkan aspirasi rakyat kecil. Dengan basis desa yang kuat, PKB Subang siap memimpin perubahan di tingkat lokal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK) DPC PKB Subang A. Fauzi Ridwan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian penting dari kaderisasi berkelanjutan.
“Kegiatan ini dihadiri peserta dari seluruh desa dan kelurahan di Subang dengan komposisi 30 persen kuota perempuan serta ketua DPAC berusia maksimal 35 tahun. Kami ingin regenerasi berjalan sehat dan seimbang antara pengalaman dan energi muda,” ujarnya.
Fauzi menambahkan, PKB Subang konsisten menggandeng para kiai, ustaz, dan tokoh agama, namun juga memberi ruang besar bagi generasi muda agar partai tetap relevan dengan perubahan zaman.
“PKB harus menjadi rumah besar bagi semua kalangan. Kami ingin kader yang paham nilai-nilai keislaman, tapi juga melek terhadap isu-isu kekinian,” pungkasnya.
Ditambahkan, Bendahara DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Subang, Lina Marliana, menegaskan pentingnya kaderisasi berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika politik yang terus berubah.
Menurut Lina, kekuatan utama partai politik tidak hanya terletak pada banyaknya jumlah kader, tetapi juga pada kualitas dan loyalitas mereka terhadap nilai-nilai perjuangan partai.
“Kaderisasi itu bukan sekadar formalitas. Ini soal ideologi, loyalitas, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Kalau kita ingin PKB tetap dipercaya rakyat, pembinaan kader harus terus berjalan secara sistematis,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses kaderisasi, mengingat tantangan politik kini semakin digital dan kompetitif.
“Anak muda harus diberi ruang untuk memimpin. PKB Subang terbuka terhadap regenerasi, karena semangat muda itulah yang akan membuat partai ini semakin progresif,” ujarnya.
Lina menambahkan, DPC PKB Subang akan terus memperkuat pendidikan politik, pelatihan kepemimpinan, dan pendampingan kader agar memiliki kemampuan analisis, komunikasi, dan manajerial yang baik.
“Kerja politik tidak bisa instan. Harus dimulai dari akar rumput. Melalui kaderisasi yang terarah, PKB akan hadir bukan hanya saat pemilu, tapi setiap saat untuk rakyat,” pungkasnya.
Lina optimistis PKB Subang akan semakin solid dan siap menjadi kekuatan politik rakyat yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI KH. Maman Imanul Haq yang juga Dewan Syuro DPP PKB, serta Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda, yang juga Anggota Komisi V DPR RI.(hdi/ded)
