Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemda Didesak Tutup Permanen TPS Jalancagak

H
Hadi MartadinataEditor: Asep
|19:30 WIB
Bagikan:
Pemda Didesak Tutup Permanen TPS Jalancagak
Aktivis sosial Ulul Fahmi Fauzy menunjukan pembakaran sampah di TPS Jalancagak, beberapa waktu lalu.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Persoalan penumpukan sampah di TPS Jalancagak kembali menuai sorotan. Aktivis sosial Ulul Fahmi Fauzy mendesak Pemerintah Kabupaten Subang untuk menutup permanen TPS Jalancagak karena dinilai telah menimbulkan berbagai dampak lingkungan dan kesehatan bagi masyarakat.

Menurut Ulul, kondisi TPS yang dipenuhi tumpukan sampah memicu praktik pembakaran sampah yang kemudian menimbulkan asap tebal dan bau menyengat. Dampaknya, polusi udara tidak hanya dirasakan warga sekitar TPS, tetapi juga menyebar hingga ke dua kecamatan, yakni Kecamatan Jalancagak dan Kecamatan Kasomalang. 

Menutup Permanen TPS Jalancagak

"Saya mendesak Pemkab Subang untuk menutup permanen TPS Jalancagak. Banyak dampak yang ditimbulkan, terutama karena sampah dibakar sehingga menimbulkan persoalan baru berupa pencemaran udara," ucap Ulul kepada Pasundan Ekspres, Rabu (8/7/2026).

Ulul menilai pembakaran sampah bukan solusi untuk mengatasi penumpukan, melainkan justru memperburuk kualitas udara di kawasan jalur wisata Jalancagak–Kasomalang yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.

Keluhan juga datang dari para pengendara yang melintas di jalur tersebut. Asap yang membumbung tinggi dan bau menyengat disebut mengganggu kenyamanan berkendara, terutama pada pagi dan sore hari ketika aktivitas lalu lintas cukup padat. 

"Banyak pengendara mengeluhkan asap dan bau dari pembakaran sampah. Bahkan ada warga yang memiliki riwayat sesak napas mengaku kambuh ketika melintas di jalur Jalancagak–Kasomalang," kata Ulul.

Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.

Ulul meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, baik dengan menutup TPS tersebut maupun menyiapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih aman dan ramah lingkungan agar persoalan serupa tidak terus berulang.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang6 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta6 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional9 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline9 jam lalu