Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penyuluhan Hukum Kejari Subang Tingkatkan Kesadaran Hukum dan Kampanyekan Anti-Bullying di SMPN 6 Subang

Z
Zaenal AbidinEditor: Rian Alfian
|14:21 WIB
Bagikan:
Penyuluhan Hukum Kejari Subang Tingkatkan Kesadaran Hukum dan Kampanyekan Anti-Bullying di SMPN 6 Subang
Penyuluhan Hukum Kejari Subang Kampanyekan Anti-Bullying di SMPN 6 Subang. Zaenal Abidin / PASUNDAN EKSPRES

SUBANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Subang menggelar kegiatan penyuluhan hukum bagi siswa SMP Negeri 6 Subang yang berlangsung di aula sekolah, Rabu (22/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran hukum di kalangan pelajar sejak dini, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat dan bersekolah.

Penyuluhan hukum tersebut merupakan bagian dari program edukasi Kejari Kabupaten Subang yang menyasar dunia pendidikan, khususnya siswa sekolah menengah pertama. Program ini menjadi langkah strategis dalam upaya pencegahan pelanggaran hukum di kalangan remaja melalui pendekatan edukatif dan komunikatif.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, Fera Maulidya Sukarno, M.Pd., mengungkapkan Kejaksaan Negeri Subang memiliki program edukasi berupa penyuluhan anti-bullying kepada siswa SMP sebagai bentuk sinergi dan support system yang luar biasa bagi pendidikan Kabupaten Subang.

“Program ini sangat relevan dengan kondisi pelajar saat ini. Edukasi hukum dan anti-perundungan menjadi bekal penting bagi siswa agar mampu bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam pergaulan,” ujar Fera kepada Pasundan Ekspres.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 siswa kelas VIII SMPN 6 Subang berkumpul dan terlibat aktif dalam diskusi. Para siswa menyampaikan berbagai kekhawatiran serta keingintahuan mereka terhadap fenomena perundungan yang marak terjadi di lingkungan pelajar, baik secara langsung maupun melalui media digital.

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Subang menyampaikan Kegiatan penyuluhan hukum di SMPN 6 Subang adalah program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) oleh Kejaksaan Negeri Subang.

Menurutnya, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini adalah program Kejaksaan Agung RI untuk memberikan edukasi hukum dan meningkatkan kesadaran hukum sejak dini kepada siswa/i di SMPN 6 Subang.

"Maka kegiatan ini bertujuan untuk membentuk generasi taat hukum melalui penyuluhan interaktif, simulasi dan sosialisasi hukum agar siswa/siswi memahami hukum, mencegah pelanggaran dan mengenal fungsi Kejaksaan RI dengan slogan Kenali Hukum, Jauhi Hukuman," tegasnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SMPN 6 Subang bersama seluruh jajaran juga mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Acara dibuka dengan persembahan seni tari dari para siswa yang mampu membangkitkan semangat dan antusiasme peserta penyuluhan.

Tidak hanya itu, pada akhir acara para siswa menampilkan pembacaan puisi bertema bullying dengan penjiwaan yang mendalam, sehingga mampu menggugah emosi dan kesadaran seluruh peserta yang hadir. Penampilan tersebut mendapat apresiasi karena pesan moral yang disampaikan begitu kuat dan menyentuh.

Kegiatan semakin berkesan dengan pemutaran video kreatif karya siswa SMPN 6 Subang yang mengampanyekan gerakan anti-bullying. Video tersebut menampilkan pesan edukatif yang dikemas secara menarik dan mampu memukau seluruh peserta.

Ia menambahkan, seluruh siswa, guru, dan tim penyuluh bersama-sama menyatakan komitmen untuk menghentikan perundungan dengan penuh semangat dan kegembiraan.

"Komitmen ini menjadi simbol tekad bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying," ucapnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Subang atas terselenggaranya program penyuluhan hukum dan anti-bullying ini.

"Diharapkan, melalui kegiatan tersebut dapat lahir generasi muda Subang yang sadar hukum, berkarakter kuat, serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat," pungkasnya. (Znl)

Berita Terbaru

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional17 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle28 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional3 jam lalu