Permudah Jalur Transportasi, Jalan Cibogo-Sidajaya di Subang Diperlebar

PASUNDANEKSPRES.ID - Tokoh sosial Bos Urip terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur di Kabupaten Subang. Kali ini, ia merealisasikan pembangunan dan pelebaran jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Cibogo hingga Desa Sidajaya.
Pelebaran ruas jalan tersebut dinilai sangat strategis karena menjadi akses utama aktivitas masyarakat, baik untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas harian warga.
Sebelum diperlebar, jalan Cibogo–Sidajaya kerap dikeluhkan warga karena kondisinya sempit, terutama saat jam sibuk dan musim panen, sehingga sering memicu kemacetan dan menghambat aktivitas.
Bos Urip dikenal sebagai figur yang tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga terjun langsung ke lapangan. Ia kerap meninjau kondisi jalan, berkoordinasi dengan masyarakat, serta memastikan proses pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.
Kepeduliannya terhadap pembangunan infrastruktur desa bukan hal baru. Pada 2024 lalu, Bos Urip tercatat telah membangun sebanyak 221 tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terpasang dari Desa Cibogo hingga Desa Sidajaya.
Keberadaan PJU tersebut membuat ruas jalan yang sebelumnya gelap kini menjadi lebih terang, sehingga menekan risiko kecelakaan lalu lintas dan potensi tindak kriminalitas. Warga pun merasa lebih aman beraktivitas pada malam hari, termasuk pedagang, petani, dan pelajar.
Kepala Desa Sidamulya, Ocim, mengapresiasi kontribusi nyata Bos Urip terhadap pembangunan di wilayahnya dan sekitarnya. Menurutnya, peran Bos Urip sangat membantu percepatan pembangunan desa, khususnya di sektor infrastruktur.
“Pembangunan yang dilakukan Pak Bos Urip sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jalan menjadi lebih lebar dan nyaman, penerangan jalan juga sangat membantu warga. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap desa,” ujar Ocim kepada Pasundan Ekspres, Sabtu (7/2/2026).
Ocim menambahkan, infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Dengan akses jalan yang memadai, distribusi hasil pertanian dan usaha kecil warga dapat berjalan lebih lancar.
Sementara itu, warga Desa Sidajaya, Mang Rouf, mengaku bersyukur atas pembangunan yang dilakukan Bos Urip. Menurutnya, perubahan kondisi jalan dan penerangan sangat terasa dibandingkan beberapa tahun lalu.
“Dulu jalan sempit dan gelap, kalau malam rawan. Sekarang alhamdulillah jauh lebih bagus. Kami sebagai warga sangat terbantu. Bos Urip ini benar-benar memikirkan masyarakat,” katanya.
Ia berharap upaya pembangunan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut berkontribusi membangun Subang. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sebagai tokoh sosial, Bos Urip dikenal konsisten hadir di tengah masyarakat tanpa banyak pencitraan. Prinsip yang dipegangnya sederhana, pembangunan harus dirasakan langsung oleh rakyat. (hdi/ded)
