Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PHRI Subang Gaungkan Semangat Jaga Kebersihan Lingkungan

E
EgiEditor: Yusup Suparman
|18:01 WIB
Bagikan:
PHRI Subang Gaungkan Semangat Jaga Kebersihan Lingkungan
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Subang menggelar kegiatan “Jumaat Bebersih" di Hutan Kota Ranggawulung.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG–Semangat menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan destinasi wisata terus digaungkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Subang. 

Melalui kegiatan bertajuk “Jumaat Bebersih Bareng PHRI Subang”, para pelaku industri pariwisata di Subang membuktikan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung potensi wisata lokal.

Kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan di kawasan Hutan Kota Ranggawulung Subang pada Jumat pagi (23/5/2025), dan diikuti oleh para pengurus PHRI, karyawan hotel dan restoran, serta berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap lingkungan hadir juga Kadisparpora Kabupaten Subang. 

Hutan Kota Ranggawulung dipilih sebagai lokasi karena merupakan salah satu ruang terbuka hijau andalan Kabupaten Subang yang kerap dikunjungi warga untuk berolahraga, rekreasi, dan mencari udara segar.

Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Setiawan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi PHRI terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Subang. 

Ia menegaskan, menjaga kebersihan destinasi wisata adalah bagian dari tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh pelaku usaha pariwisata.

“Kami ingin menunjukkan PHRI bukan hanya bicara soal bisnis, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Dengan Jumaat Bebersih ini, kami ingin menginspirasi masyarakat dan pelaku wisata lainnya untuk bersama-sama menjaga keasrian tempat wisata, khususnya di Subang,” ujar Hj. Ratna Setiawan.

Ia juga menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin PHRI yang bertujuan membangun kesadaran lingkungan di kalangan pelaku industri pariwisata. 

Selain bersih-bersih, para peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah, khususnya di kawasan wisata, serta pengenalan terhadap potensi wisata alam Subang yang harus dijaga kelestariannya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PHRI. 

Menurutnya, PHRI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata, terutama dalam promosi dan pengenalan hotel serta restoran di Subang.

Ia menambahkan, pihak Disparpora siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan PHRI yang berkaitan dengan promosi dan pengembangan pariwisata. 

Nenden berharap, ke depan PHRI juga bisa berperan aktif dalam mendukung berbagai program yang tengah dijalankan dinasnya, seperti penguatan desa wisata, pelatihan SDM pariwisata, dan promosi destinasi unggulan.

“Kami harap PHRI bisa membantu kami dalam mewujudkan program-program Disparpora, khususnya dalam mengembangkan destinasi yang ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan,” imbuhnya.

Plt Kepala DLH Kabupaten Subang, Iwan Rudianto menyatakan, kegiatan seperti ini sangat relevan dengan upaya pelestarian lingkungan yang sedang digencarkan oleh Pemkab Subang. 

Ia menekankan bahwa pendidikan lingkungan harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam setiap aktivitas pariwisata.

“PHRI telah memberikan contoh yang baik. Kebersihan dan pengelolaan sampah bukan hanya tugas petugas kebersihan, tapi tanggung jawab semua pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat,” ujar Iwan.

Ia menyebut, Hutan Kota Ranggawulung merupakan kawasan strategis yang juga menjadi fokus DLH dalam upaya konservasi lingkungan. 

Oleh karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh berbagai komunitas lainnya.

“Lingkungan yang bersih akan membuat wisatawan beta. Kalau wisatawan beta, maka perputaran ekonomi juga akan meningkat. Jadi, kebersihan itu investasi jangka panjang bagi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Elys Langi Ketua Dewan Pendidikan Subang mengungkapkan, kegiatan seperti ini juga memiliki nilai edukatif tinggi, terutama bagi generasi muda. 

Menurutnya, pendidikan lingkungan tidak harus selalu dilakukan di ruang kelas, tetapi bisa melalui aksi langsung seperti bersih-bersih dan kampanye cinta lingkungan.

“Pendidikan lingkungan adalah proses jangka panjang. Yang terpenting dimulai dari kesadaran diri sendiri. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat bisa belajar bahwa menjaga lingkungan itu tidak sulit, jaminan dilakukan bersama-sama,” kata Elys.

Ia berharap kegiatan serupa bisa melibatkan lebih banyak siswa atau pelajar agar kesadaran mencintai lingkungan tertanam sejak dini. 

“Kami di Dewan Pendidikan akan mendorong agar sekolah-sekolah juga terlibat dalam gerakan seperti ini,” tegasnya.

Kegiatan Jumaah Bebersih ini ditutup dengan makan bersama ala botram sederhana di area Hutan Kota Ranggawulung, sebagai bentuk kebersamaan dan wujud harmoni antara pelaku wisata, pemerintah, dan masyarakat.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional9 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional9 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang10 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang10 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang10 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle13 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional14 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle14 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional14 jam lalu