Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PKB Subang Dorong Regulasi Sampah dan TPS Tingkat Desa

E
EgiEditor: Egi
|06:30 WIB
Bagikan:
PKB Subang Dorong Regulasi Sampah dan TPS Tingkat Desa
Anggota DPRD Subang Fraksi PKB Kabupaten Subang, saat reses di Dapil IV Kecamatan Patokbeusi, Ciasem dan Blanakan, membahas soal sampah desa.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Anggota DPRD Fraksi PKB  Kabupaten Subang Ahmad Fauzi Ridwan, menyoroti soal sampah desa. Di mana persoalan sampah menjadi bom waktu, kalau tidak dikelola dengan dengan baik dari sekarang. 

"Karena setiap lingkungan atau keluarga pasti butuh tempat membuang sampah, lalu bila tidak ada TPS masyarakat buang sampah sembarangan," ujarnya saat kegiatan reses di Dapil IV yaitu Kecamatan Patokbeusi, Blanakan dan Ciasem, Rabu (5/3).

Selain itu, kata dia, timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik kerap menimbulkan bau tak sedap, mencemari lingkungan, dan bahkan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat. "Ini kan persoalan, harus dicari solusi nya," kata nya.

Menyikapi hal ini, Anggota Fraksi PKB DPRD Subang, A. Fauzi Ridwan, turun langsung ke lapangan dalam agenda reses untuk mendengar keluhan warga serta mencari solusi yang tepat soal penanganan sampah.

Dalam dialog yang berlangsung di beberapa desa, banyak warga mengungkapkan keresahan mereka terhadap minimnya fasilitas pembuangan sampah.

Tidak adanya tempat pembuangan yang memadai membuat banyak orang terpaksa membuang sampah sembarangan, baik di pinggir jalan, sungai, maupun lahan kosong. Situasi ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menimbulkan masalah kesehatan yang semakin serius.

Menanggapi kondisi tersebut, Fauzi mendorong pemerintah daerah untuk segera menyediakan tempat pembuangan sampah sementara di setiap desa. "Dengan adanya fasilitas ini (TPSS) sampah dapat dikelola dengan lebih baik sebelum akhirnya dibawa ke tempat pembuangan akhir," ujar politisi asal Dusun Pungangan Desa Rancabango itu.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang berserakan dan mencegah pencemaran lingkungan yang semakin parah. Termasuk soal armada angkutan sampah yang memadai.

Menurut Fauzi, kesadaran masyarakat juga menjadi kunci dalam upaya mengatasi permasalahan ini. Oleh karena itu, edukasi mengenai pengelolaan sampah yang baik harus terus digalakkan, termasuk dengan mendorong warga untuk menerapkan prinsip mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah dalam kehidupan sehari-hari. "Saya juga menekankan perlunya program pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah. Salah satu upaya yang bisa diterapkan adalah pengembangan bank sampah di tingkat desa, di mana masyarakat bisa mengumpulkan sampah yang dapat didaur ulang dan menukarkannya dengan insentif tertentu," ujarnya.

Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. Sampah organik, misalnya, bisa diolah menjadi kompos atau biogas yang berguna bagi pertanian dan energi alternatif. "Sementara itu, sampah plastik bisa diolah menjadi bahan bakar atau bahan konstruksi tertentu. Dengan inovasi seperti ini, masalah sampah yang selama ini dianggap sebagai beban justru bisa menjadi peluang bagi masyarakat," jelasnya.

Di sisi regulasi, Fauzi mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat aturan terkait pengelolaan sampah. Peraturan yang lebih tegas diperlukan untuk mencegah kebiasaan membuang sampah sembarangan, termasuk dengan memberikan sanksi bagi pelanggar. Di saat yang sama, insentif bagi desa yang berhasil mengelola sampah dengan baik juga perlu diberikan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. "Kami DPRD Subang, tentu akan terus mengawal kebijakan dan program pengelolaan sampah agar lingkungan yang lebih bersih dan sehat dapat terwujud di seluruh desa di Subang," tukasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Daftar Event dan Konser Musik di Jakarta November 2026

Daftar Event dan Konser Musik di Jakarta November 2026

Lifestyle38 menit lalu
Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle11 jam lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle12 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang15 jam lalu
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat16 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga19 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional20 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional20 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat20 jam lalu