Program Upland Jalancagak Berjalan Optimal, Infrastruktur Diperkuat, Nanas Subang Jadi Andalan

PASUNDANEKSPRES.ID - Program Upland sektor pertanian di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, menunjukkan perkembangan positif. Realisasi kegiatan sepanjang 2025 hingga rencana lanjutan 2026 berjalan sesuai target, baik pembangunan infrastruktur pertanian maupun kegiatan penanaman komoditas unggulan.
Kepala UPTD Pertanian Jalancagak, Tatang, mengatakan program Upland 2025 telah direalisasikan pada sejumlah kelompok tani di wilayahnya. Program tersebut difokuskan pada penguatan sarana dan prasarana guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.
“Upland yang terealisasi pada 2025 mencakup empat kelompok tani di Desa Buniasih, dua kelompok di Desa Jalancagak, serta satu kelompok di Desa Kumpay,” ujar Tatang, Rabu (21/1/2026).
Selain itu, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) menjadi bagian penting program Upland karena sangat membantu mobilitas petani dalam mengangkut hasil panen dari lahan ke titik pengumpulan maupun pasar.
“Untuk JUT, Desa Sarireja mendapatkan satu kelompok dan Desa Kumpay satu kelompok yang pelaksanaannya dijadwalkan pada 2026,” jelasnya.
Program Upland juga mencakup pembangunan sarana pendukung berupa sumur pantek. Setiap kelompok tani akan memperoleh satu titik sumur pantek guna menunjang kebutuhan air pertanian, terutama saat musim kemarau.
“JUT dan sumur pantek masuk program 2026. Biasanya kegiatan fisik dilaksanakan menjelang akhir Desember,” kata Tatang.
Menurutnya, secara keseluruhan progres program Upland di Jalancagak telah mencapai tahap maksimal. Seluruh kegiatan yang direncanakan pada 2025, baik pembangunan infrastruktur maupun penanaman, telah terealisasi sepenuhnya.
“Untuk progres upland sudah full. JUT sudah, penanamannya juga sudah,” tegasnya.
Terkait komoditas unggulan, Tatang menyebutkan hasil upland nanas sementara masih ditampung oleh pengepul sambil menunggu penguatan akses pasar yang lebih luas bagi petani.
“Sementara hasil upland nanas masih ditampung ke pengepul,” ungkapnya.
Untuk program Upland 2026, sebagian besar kegiatan merupakan kelanjutan atau sisa program 2025. Dengan demikian, kesinambungan program diharapkan tetap terjaga dan memberi dampak jangka panjang bagi sektor pertanian Jalancagak.
“Program 2026 sebagian merupakan lanjutan dari kegiatan 2025,” pungkasnya. (hdi/ded)
