Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ratusan Kasus Campak Ditemukan di Subang, Dinkes Gencarkan Imunisasi Anak

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:11 WIB
Bagikan:
Ratusan Kasus Campak Ditemukan di Subang, Dinkes Gencarkan Imunisasi Anak
Ratusan Kasus Campak Ditemukan di Subang, Dinkes Gencarkan Imunisasi Anak

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat ratusan kasus campak ditemukan sejak pertengahan 2025 hingga triwulan pertama 2026.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengintensifkan program imunisasi, terutama bagi anak-anak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, Indriati Oetama, menegaskan bahwa campak masih menjadi penyakit menular yang terus muncul setiap tahun dan belum sepenuhnya hilang.

“Campak bukan penyakit yang sudah hilang. Setiap tahun selalu ada kasus, sehingga perlu menjadi kewaspadaan bersama,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinkes Subang, sejak pertengahan 2025 hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 146 kasus suspek campak.

Dari jumlah tersebut, 55 kasus telah menjalani pemeriksaan laboratorium, dengan 33 kasus dinyatakan positif.

Campak sendiri merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus dalam keluarga Paramyxoviridae.

Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak dengan tingkat keparahan ringan hingga sedang. Penularannya dapat terjadi melalui droplet atau percikan dari saluran pernapasan, serta menyebar melalui udara (airborne).

Indriati menjelaskan, apabila dalam satu wilayah ditemukan lebih dari lima kasus suspek campak, kondisi tersebut sudah dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) yang memerlukan penanganan serius.

Mengacu pada data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, campak termasuk penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Oleh karena itu, Dinkes Subang kini mengintensifkan program kejar imunisasi campak, khususnya bagi anak usia 9 hingga 59 bulan.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, seperti posyandu, puskesmas, maupun pelayanan kesehatan di pendidikan anak usia dini (PAUD).

Selain itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap guna mencegah penyebaran campak di lingkungan sekitar.

Berita Terbaru

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta5 menit lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional5 menit lalu
Perpres Ojol Terbit, Transparansi Tarif dan Perlindungan Driver Jadi Sorotan

Perpres Ojol Terbit, Transparansi Tarif dan Perlindungan Driver Jadi Sorotan

Nasional6 menit lalu
Bangunan Ritel Modern Pamekasan Dibongkar Sebelum Beroperasi, Disaksikan Ratusan Alumni Pesantren

Bangunan Ritel Modern Pamekasan Dibongkar Sebelum Beroperasi, Disaksikan Ratusan Alumni Pesantren

Nasional9 menit lalu
ADVERTISEMENT
Dandim Subang Kumpulkan 153 Manager KDKMP, Tekankan Koperasi Harus Beri Manfaat ke Warga

Dandim Subang Kumpulkan 153 Manager KDKMP, Tekankan Koperasi Harus Beri Manfaat ke Warga

Subang12 menit lalu
Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Subang14 menit lalu
Bupati Purwakarta Om Zein Tekankan Pemenuhan Syarat dalam Pembangunan Rumah Ibadah

Bupati Purwakarta Om Zein Tekankan Pemenuhan Syarat dalam Pembangunan Rumah Ibadah

Headline18 menit lalu
Klasemen ASEAN Club Championship: Persib Bandung Langsung Tempel Johor Darul Ta’zim Usai Comeback Dramatis

Klasemen ASEAN Club Championship: Persib Bandung Langsung Tempel Johor Darul Ta’zim Usai Comeback Dramatis

Olahraga21 menit lalu
Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Headline38 menit lalu
Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Nasional43 menit lalu