Realisasi PAD UPTD Kolam Renang Ciheuleut di Subang Capai 65 Persen

PASUNDANEKSPRES.ID - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Kawasan Wisata dan Olahraga di bawah Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang mencatat capaian positif dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.
Dimulai dari bulan Januari hingga tanggal 28 November 2025, realisasi PAD mencapai 65 persen dari target yang telah ditetapkan.
Kepala UPTD Kolam Renang Ciheuleut Subang, Erin, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pengelola dalam mengoptimalkan potensi pendapatan sektor wisata dan olahraga.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kami dalam meningkatkan kinerja pelayanan sekaligus kontribusi terhadap PAD Kabupaten Subang,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Erin menjelaskan, target PAD tahun 2025 yang dibebankan kepada UPTD Pengelolaan Kawasan Wisata dan Olahraga sebesar Rp1.610.117.640. Dari jumlah tersebut, realisasi hingga akhir November telah mencapai Rp1.041.150.000 atau setara 65 persen dari target keseluruhan.
Sementara itu, pada sektor retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga, target yang ditetapkan sebesar Rp1.300.117.640. Hingga 28 November 2025, realisasi yang berhasil dibukukan mencapai Rp664.150.000.
"Capaian ininmasih terus diupayakan agar dapat meningkat hingga akhir tahun,"ungkapnya.
Erin menuturkan, berbagai faktor memengaruhi capaian retribusi tempat rekreasi dan olahraga, mulai dari kondisi cuaca, tingkat kunjungan masyarakat, hingga agenda kegiatan yang diselenggarakan di kawasan wisata dan olahraga. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis target dapat dikejar secara bertahap.
“Ke depan, kami akan terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperbanyak kegiatan dan event yang dapat menarik minat pengunjung,” jelasnya.
Ia menilai langkah tersebut penting untuk mendorong peningkatan kunjungan dan pendapatan.
Selain itu, Erin juga menekankan pentingnya sinergi antara UPTD, Disparpora, serta pihak terkait lainnya dalam pengelolaan kawasan wisata dan olahraga. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi PAD dari sektor tersebut.
Ia menambahkan, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan juga terus dijaga agar setiap pemasukan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola yang profesional dan berintegritas.
Menutup, Erin berharap realisasi PAD hingga akhir tahun 2025 dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus bekerja maksimal agar sektor wisata dan olahraga di Subang semakin maju dan berdampak positif bagi pendapatan daerah,” pungkasnya.(znl/ded)
