Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Regulasi Galian Tanah Merah di Subang Masih Digodok

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|20:00 WIB
Bagikan:
Regulasi Galian Tanah Merah di Subang Masih Digodok
Bupati Subang Reynaldy saat melakukan sidak terhadap aktivitas galian tanah merah, beberapa waktu lalu.(Cindy DEsita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP menegaskan, regulasi terkait pengelolaan galian tanah merah di Kabupaten Subang masih dalam proses pematangan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar aktivitas galian memiliki kepastian hukum sekaligus mendukung program pencetakan sawah baru yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kang Rey saat memberikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan itu, Kang Rey didampingi Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M.

Salah satu perhatian dalam pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 adalah belum dicantumkannya sektor galian tanah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menanggapi hal tersebut, Kang Rey menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah belum memasukkan sektor tersebut karena proses perizinan dan legalitasnya masih dalam tahap pengkajian.

"Ini sedang kita godok. Rancangan yang kita sampaikan adalah yang kita sudah yakin, sedangkan galian tanah ini perizinannya masih kita godok. Kalau memang sudah ada, kita akan masukkan ke rancangan yang ada," jelas Kang Rey.

Galian Tanah Merah Tidak Hanya Akan Memberikan Kontribusi

Ia menuturkan, apabila regulasi dan legalitas telah rampung, keberadaan galian tanah merah tidak hanya akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD melalui sektor pajak, tetapi juga memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Subang sebagai pengelola kegiatan tersebut.

Menurut Kang Rey, skema pengelolaan melalui BUMD sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat agar aktivitas galian dapat dikelola secara profesional sekaligus memberikan manfaat bagi daerah, termasuk mendukung pemeliharaan infrastruktur jalan.

"Selain PAD dari pajak, legalitas galian akan memperkuat kinerja BUMD kita, karena sesuai keinginan Gubernur agar BUMD yang mengelola sehingga perawatan jalan juga bisa dilakukan," terangnya.

Lebih lanjut, Kang Rey menegaskan bahwa aktivitas galian tanah yang tengah disiapkan bukan semata-mata untuk kepentingan komersial. Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diarahkan untuk mendukung program pencetakan sawah baru, di mana tanah hasil galian dimanfaatkan sebagai bagian dari proses penataan lahan pertanian, sementara material sisanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Subang.

"Galian tanah merah ini bertujuan untuk mendukung pencetakan sawah baru. Jadi prosesnya untuk mencetak sawah baru, sedangkan residunya dijual untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Subang," tegas Kang Rey.

Dengan regulasi yang tengah dimatangkan, Pemerintah Daerah berharap pengelolaan galian tanah merah ke depan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari mendukung ketahanan pangan melalui pencetakan sawah baru, meningkatkan pendapatan daerah, memperkuat BUMD, hingga menjaga keberlanjutan infrastruktur di Kabupaten Subang.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini9 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat10 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta11 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta11 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang12 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline12 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline13 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline13 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle14 jam lalu