Ribuan Ruang Kelas Rusak, Disdikbud Subang Akui Pendidikan Masih Hadapi Tantangan Berat

PASUNDANEKSPRES.ID - Kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Subang masih menghadapi tantangan serius.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, mengungkapkan bahwa sekitar 2.300 ruang kelas SD dan SMP berada dalam kondisi rusak.
Menurut Heri, lingkungan pembelajaran menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas pendidikan.
“Kalau ruang belajarnya tidak layak, tentu akan berpengaruh pada proses belajar mengajar anak-anak,” ujarnya dalam podcast Bincang-bincang Pasundan.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah mengalokasikan sekitar Rp35 miliar dari APBD, serta memanfaatkan Dana BOS dan mengajukan dukungan ke pemerintah pusat. Namun kebutuhan rehabilitasi ruang kelas disebut masih sangat besar.
“Kalau dihitung secara keseluruhan, kebutuhannya hampir mencapai Rp1 triliun,” kata Heri.
Disdikbud Subang menargetkan program revitalisasi ruang kelas menjadi prioritas ke depan, seiring upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan di daerah.
