Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ruwat Bumi Warga Desa Gempol di Subang Suguhkan Ratusan Tumpeng

D
Dadan RamdanEditor: Dede
|18:58 WIB
Bagikan:
Ruwat Bumi Warga Desa Gempol di Subang Suguhkan Ratusan Tumpeng
Ratusan tumpeng nampak berjejer di pinggiran jalan kantor Desa Gempol Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang, di acara Ruwat Bumi, Sabtu (1/11/2025).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Tradisi Ruwat Bumi begitu mengakar di masyarakat petani pedesaan. Budaya lokal yang sudah ada sejak nenek moyang dan turun temurun dijaga kelestariannya oleh masyarakat adat.

Dengan aneka dan corak yang berbeda tetapi memiliki arti yang sama, rasa syukur atas limpahan berkah alam semesta serta tolak bala agar hasil bumi yang akan datang lebih melimpah.

Seperti halnya itu, suguhan ratusan tumpeng berjejer di pinggiran jalan menghiasi perempatan menuju kantor Desa Gempol Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, dalam rangka perayaan hajat Ruwatan Bumi, pada Sabtu (1/11/2025).​

​Kepala Desa Gempol, Edy Wirana, menjelaskan bahwa tumpeng memiliki makna filosofis yang mendalam bagi masyarakat. Dalam bahasa Jawa, "Tumpeng" adalah akronim dari "Tumapaking Penguripan Tumindak Lempeng Tumuju Pangeran," yang bermakna "berpijaklah pada pemikiran bahwa manusia harus menjalani hidup lurus menuju Allah SWT.

"Nasi tumpeng yang menjulang tinggi ke atas melambangkan gunung, menjadi harapan agar kehidupan kita terus meningkat, sementara lauk-pauk yang bervariasi mencerminkan kehidupan yang hakiki," ujar Edy Wirana Kades Gempol kepada Pasundan Ekspres.

Menurutnya dalam Ruwat Bumi itupun terjalin harmonisasi antar masyarakat desa,pemuka agama, tokoh adat dan pemerintahan, menjadi simbol persatuan dan kesatuan.

Selanjutnya do'a bersama pun dipanjatkan agar keberkahan alam senantiasa menjadi sebuah harapan agar melimpah ruah dan hidup lebih sejahtera.

Camat Pusakanagar Agus Hermawan menyampaikan apresiasinya bahwa rasa syukur atas nikmat alam harus dimanifestasikan dalam wujud doa dan harapan bersama agar alam tetap terawat, lestari memberkahi bumi.

"Budaya menunjukkan identitas bangsa, teruslah dijaga agar tetap lestari di bumi pertiwi," pungkasnya.(dan/ded)

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang5 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline9 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline9 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline9 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle11 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle12 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle14 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle15 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional15 jam lalu