Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sejarah Kalijati Subang: Tempat Belanda “Bertekuk Lutut” Tanpa Syarat!

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|15:12 WIB
Bagikan:
Sejarah Kalijati Subang: Tempat Belanda “Bertekuk Lutut” Tanpa Syarat!
Sejarah Kalijati Subang: Tempat Belanda “Bertekuk Lutut” Tanpa Syarat!

PASUNDANEKSPRES.ID - Banyak orang tahu bahwa Jepang pernah menjajah Indonesia. Namun, tidak semua menyadari bahwa titik balik besar dari sejarah panjang penjajahan itu justru terjadi di sebuah tempat yang mungkin terdengar sederhana: Kalijati.

Pada tanggal 8 Maret 1942, sebuah peristiwa penting berlangsung di wilayah ini. Di sebuah rumah yang tampak biasa saja, pihak Belanda secara resmi menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Momen ini menjadi akhir dari kekuasaan kolonial Belanda di Nusantara yang telah berlangsung selama ratusan tahun sering disebut sekitar 350 tahun.

Momen Bersejarah yang Mengubah Segalanya

Peristiwa penyerahan ini dikenal sebagai bagian dari Kapitulasi Kalijati. Dalam peristiwa tersebut, Panglima Tentara Hindia Belanda, Hein ter Poorten, menyerahkan kekuasaan kepada perwakilan Jepang yang dipimpin oleh Hitoshi Imamura.

Penyerahan ini bukan sekadar simbolis ini adalah tanda resmi runtuhnya pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia. Setelah itu, Jepang langsung mengambil alih kendali dan memulai masa pendudukan yang membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Kalijati dan Sejarah Kedirgantaraan Indonesia

Tak hanya menjadi saksi sejarah penyerahan Belanda, Kalijati juga memiliki peran penting dalam dunia penerbangan Indonesia. Di sinilah berdiri Lanud Suryadarma, pangkalan udara tertua di Indonesia.

Lanud ini dulunya merupakan pangkalan militer strategis yang digunakan sejak era kolonial. Setelah Indonesia merdeka, tempat ini menjadi salah satu pusat awal pengembangan kekuatan udara nasional. Banyak calon penerbang pertama Indonesia ditempa di sini.

Karena perannya yang besar, Kalijati sering disebut sebagai “Kawah Candradimuka” bagi lahirnya para pionir kedirgantaraan Indonesia.

Museum Rumah Sejarah Kalijati

Kini, lokasi penyerahan bersejarah itu telah dijadikan sebagai Museum Rumah Sejarah Kalijati. Museum ini menyimpan berbagai peninggalan penting, mulai dari bangunan asli tempat penandatanganan penyerahan hingga dokumentasi sejarah yang menggambarkan suasana saat itu.

Bagi pecinta sejarah, tempat ini bukan sekadar bangunan tua, tetapi sebuah saksi bisu yang menyimpan cerita besar tentang perubahan nasib bangsa Indonesia.

Kenapa Kalijati Penting?

Kalijati bukan hanya titik geografis, tetapi simbol dari peralihan kekuasaan yang membuka jalan menuju kemerdekaan Indonesia. Meski Jepang datang sebagai penjajah baru, peristiwa ini secara tidak langsung mengakhiri dominasi Belanda dan memicu dinamika baru dalam perjuangan bangsa.

Dari sebuah rumah sederhana di Subang, sejarah besar ditulis. Sebuah pengingat bahwa tempat kecil pun bisa menjadi pusat perubahan besar.

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga4 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang5 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang5 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang6 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional7 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional8 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta8 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat9 jam lalu