Semrawut Kabel WiFi Ganggu Estetika Kota Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Keindahan wajah Kota Subang kembali menjadi sorotan. Kali ini, keberadaan kabel jaringan internet atau kabel WiFi yang menjuntai dan terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan dinilai mengganggu estetika kota serta menurunkan kesan rapi di kawasan perkotaan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (20/4/2026), kabel-kabel tersebut tampak bergelantungan di tiang listrik maupun tiang utilitas lainnya. Kondisi itu terlihat di sejumlah titik strategis seperti Jalan Soklat, Jalan Otto Iskandardinata, hingga ruas jalan lain di pusat kota.
Selain tidak tertata, sebagian kabel juga tampak menumpuk dan saling bersilangan. Kondisi tersebut membuat pemandangan kota menjadi kurang nyaman, baik bagi warga maupun pengunjung yang melintas.
Salah seorang warga, Megi, menilai persoalan ini harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan penyedia layanan internet.
“Kalau dilihat-lihat memang kurang enak dipandang. Kota Subang sekarang sedang berbenah, tapi kabel-kabel seperti ini justru mengurangi keindahan kota,” ujarnya.
Penataan Kabel Wifi Sangat Penting
Ia mengatakan penataan kabel wifi sangat penting agar wajah kota terlihat lebih modern, tertib, dan nyaman. Menurutnya, pemerintah perlu memanggil operator jaringan untuk melakukan perapihan.
Warga lainnya juga menyoroti potensi risiko keselamatan dari kabel yang menjuntai. Mereka menilai kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga bisa membahayakan jika kabel putus atau terlalu rendah ke badan jalan.
Seiring meningkatnya kebutuhan internet masyarakat, pemasangan jaringan kabel memang terus bertambah. Namun, kondisi itu dinilai harus dibarengi dengan tata kelola yang baik agar tidak menimbulkan kesan kumuh di kawasan perkotaan.
Sejumlah warga bahkan mengusulkan penerapan sistem kabel bawah tanah di titik-titik tertentu, khususnya di jalur protokol, sebagai solusi jangka panjang penataan kota.
Dengan berbagai pembangunan yang tengah berjalan, masyarakat berharap penataan kabel ini menjadi bagian dari agenda pembenahan. Mereka ingin Kota Subang tidak hanya berkembang, tetapi juga tampil bersih, rapi, dan enak dipandang.(hdi/ded)
