Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Situs Megalitik Gurudug: Jejak Peradaban Kuno di Subang Masih Minim Tersentuh Penelitian

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:41 WIB
Bagikan:
Situs Megalitik Gurudug: Jejak Peradaban Kuno di Subang Masih Minim Tersentuh Penelitian
Situs Megalitik Gurudug: Jejak Peradaban Kuno di Subang Masih Minim Tersentuh Penelitian - /medium.com/

PASUNDANEKSPRES.ID - Situs Megalitik Gurudug jejak peradaban kuno di Subang hingga kini dinilai masih kurang terekspos oleh media maupun kalangan akademisi.

Padahal, wilayah ini menyimpan beragam peninggalan sejarah yang berpotensi mengungkap perjalanan panjang peradaban masa lampau di Jawa Barat.

Salah satu peninggalan yang menarik perhatian adalah Situs Megalitik Gurudug, yang terletak di dekat aliran Sungai Ciasem, tepatnya di Desa Situsari, Kecamatan Dawuan. Lokasi situs ini juga berada tidak jauh dari Lembur Pakuan, kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Sayangnya, informasi mengenai Situs Megalitik Gurudug masih sangat terbatas. Saat penelusuran lapangan dilakukan, kuncen atau juru kunci setempat tidak berada di lokasi.

Berdasarkan penuturan Mang Dahlun, seorang penggiat sejarah Subang yang turut mengantar ke lokasi, berkembang kepercayaan di masyarakat sekitar bahwa situs tersebut merupakan makam Eyang Gurudug. Tokoh ini diyakini berasal dari era Majapahit, pada masa pemerintahan Raja Brawijaya.

Upaya penelusuran kemudian diperluas melalui sumber-sumber kolonial. Salah satu rujukan penting adalah karya François Valentijn berjudul Oud en Nieuw Oost-Indiën yang ditulis pada abad ke-18.

Dalam catatan tersebut, Valentijn menyebut sejumlah desa di sekitar Sungai Ciasem, termasuk Desa Groodak, yang diduga memiliki keterkaitan historis dengan Kampung Gurudug pada masa kini.

Berbeda dengan wilayah Subang bagian selatan yang relatif lebih banyak dikaji, kawasan ini juga pernah disinggahi oleh Dr. Salomon Müller, seorang naturalis sekaligus peneliti peninggalan peradaban kuno.

Müller mengungkap adanya jejak-jejak peradaban lama di daerah Cisalak, Subang, seperti punden berundak, arca, serta sisa-sisa benteng pertahanan yang kini telah banyak mengalami kerusakan.

Dalam perjalanannya, Müller juga tercatat bertemu dengan Raden Rangga Martayuda, Demang Batusirap wilayah yang kini mencakup Cisalak dan Tanjungsiang.

Dari pertemuan tersebut, diperoleh informasi mengenai sejumlah desa yang disebut telah hilang, di antaranya Nagara Dhomas, Nagara Tandjong Singa, Nagara Pariju, dan Nagara Djati Nangor.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Subang menyimpan kekayaan sejarah dan jejak peradaban kuno yang sangat besar. Namun, potensi tersebut masih memerlukan perhatian lebih serius melalui penelitian lanjutan, pendokumentasian yang memadai, serta penggalian sumber-sumber historis secara lebih mendalam agar warisan masa lalu ini tidak hilang ditelan waktu.

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle51 menit lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional1 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle1 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline2 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle3 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional4 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional4 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle4 jam lalu