Tips! Dokter Spesialis THT RS Hamori Subang: Kenali Kapan Operasi Amandel Padw Anak Diperlukan

PASUNDANEKSPRES.ID - Banyak orang tua merasa khawatir ketika mendapati anaknya sering mengalami radang tenggorokan atau tidur mendengkur. Namun, kondisi ini seringkali dianggap sebagai penyakit biasa yang akan sembuh dengan sendirinya.
Padahal, jika keluhan tersebut terus berulang, amandel (tonsil) bisa menjadi sumber masalah kesehatan yang lebih serius bagi tumbuh kembang anak.
Dokter Spesialis THT Rumah Sakit Hamori, dr. Aji, Sp.THT-KL, menjelaskan bahwa amandel yang sering meradang bukan hanya sekadar menyebabkan rasa nyeri saat menelan.
"Amandel yang bermasalah dapat mengganggu kualitas tidur, menurunkan nafsu makan, hingga membuat anak mudah lelah karena tubuhnya terus berjuang melawan infeksi," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Kapan Harus Bertindak? Banyak orang tua merasa takut saat mendengar kata "operasi". Namun, menurut dr. Aji, ada kriteria medis tertentu di mana tindakan operatif (tonsilektomi) menjadi solusi terbaik bagi kesehatan jangka panjang anak.
Orang tua diimbau untuk segera berkonsultasi jika anak menunjukkan gejala-gejala berikut:
1. Infeksi Berulang: Mengalami radang amandel lebih dari 5–7 kali dalam setahun.
2. Gangguan Napas: Anak mendengkur keras atau tampak berhenti napas sejenak saat tidur (Sleep Apnea).
3. Gangguan Makan: Amandel membengkak sangat besar sehingga anak sulit menelan.
4. Resistensi Obat: Sudah sering mengonsumsi antibiotik, namun keluhan tetap kambuh dalam waktu singkat.
Prosedur yang Aman dan Minim Nyeri Kemajuan teknologi medis saat ini membuat prosedur operasi amandel menjadi jauh lebih aman dan cepat. Tindakan tonsilektomi biasanya hanya memakan waktu sekitar 30 hingga 45 menit di bawah pengawasan dokter spesialis dan tim anestesi.
“Anak akan ditidurkan dengan bius umum sehingga tidak merasakan apa pun selama tindakan. Menariknya, pada banyak kasus, pasien anak bahkan bisa pulang di hari yang sama setelah kondisi stabil,” tambah dr. Aji.
Tips Pemulihan Pasca-Operasi Masa pemulihan biasanya memakan waktu 7 hingga 10 hari. Salah satu "resep" unik yang sering disarankan dokter untuk anak pasca-operasi adalah mengonsumsi makanan dingin dan lembut.
"Memberikan es krim atau puding sangat membantu kenyamanan anak pasca-tindakan. Pastikan juga asupan cairan tercukupi dan hindari makanan yang keras, asam, atau pedas untuk sementara waktu," jelasnya.
Pesan untuk Orang Tua Menunda penanganan amandel yang sudah kronis justru berisiko mengganggu fokus belajar dan kesehatan fisik anak secara keseluruhan. Penanganan yang tepat sejak dini adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup anak.
Bagi orang tua yang ingin melakukan konsultasi lebih lanjut mengenai kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan anak, dr. Aji, Sp.THT-KL membuka praktik layanan di Rumah Sakit Hamori Subang. Janji temu dapat dilakukan melalui pusat layanan informasi rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang aman dan nyaman.(fsh/ded)
