Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tragis! Seorang Mandor Proyek Asal Cidadap Dikeroyok Hingga Kritis di Malam Takbiran, Diduga Karena Dendam Pribadi

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|21:02 WIB
Bagikan:
Tragis! Seorang Mandor Proyek Asal Cidadap Dikeroyok Hingga Kritis di Malam Takbiran, Diduga Karena Dendam Pribadi
Korban dengan beberapa korban di tubuhnya, bagian terparah ada di bagian kepala

SUBANG – Suasana malam takbiran pada lebaran lalu yang seharusnya penuh suka cita dan kebersamaan, berubah menjadi tragedi berdarah di Kampung Cidadap, Desa Cikadu Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. 

Seorang warga bernama Asep (nama samaran) menjadi korban pengeroyokan brutal oleh enam orang pria bersenjata batu dan botol kaca. Akibat aksi kekerasan tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis dengan luka serius di kepala dan tubuhnya.

Menurut penuturan Saepudin, salah satu kerabat dekat korban, insiden berdarah itu terjadi pada Senin (1/4/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, bertepatan dengan malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia menjelaskan bahwa motif di balik kejadian ini berawal dari dendam pribadi pelaku terhadap korban, yang diduga terkait hubungan kerja mereka di sebuah proyek di Karawang.

"Jadi pelaku ini orang Cisalak juga, sama-sama kerja di proyek di Karawang. Korban itu mandornya, atasannya. Tapi karena ada pengurangan pegawai, si pelaku tidak terima dan merasa dendam," ujar Saepudin saat di hubungi Pasundan Ekspres pada Sabtu (12/4/2025). 

Saepudin mengungkapkan bahwa malam itu, pelaku tidak datang sendirian. Ia dan komplotannya datang dalam dua gelombang. Pertama, dua orang datang untuk mencari tahu alamat rumah korban. Mereka sempat bertanya ke warga sekitar dengan dalih mencari seseorang, namun tidak menimbulkan kecurigaan berarti.

"Pertamanya datang dua orang naik motor, tanya-tanya rumah korban ke warga. Anak-anak muda di kampung sempat lihat, tapi tidak curiga. Setelah itu mereka pergi lagi," katanya.

Namun, beberapa saat kemudian, mereka datang kembali dengan jumlah lebih banyak. Tiga sepeda motor dengan enam orang pelaku tiba-tiba mendatangi rumah korban dan langsung melakukan penyerangan secara membabi buta.

"Datang lagi, langsung ke rumah korban. Malam takbiran jam satu, korban langsung diserang di rumahnya. Dipukul pakai botol, dilempar batu sampai ada yang berdarah, itu batunya sampai masih ada bercak darah," tambah Saepudin.

Akibat dari pengeroyokan brutal tersebut, korban mengalami luka serius. Kepala korban harus dijahit sebanyak 30 jahitan, tulang tengkoraknya dilaporkan pecah, serta mengalami patah tulang paha yang mengharuskannya dipasangi pen logam. Kondisi korban disebut sangat kritis dan membutuhkan penanganan medis lanjutan.

"Korban sekarang dioperasi di Rumah Sakit Karawang, karena di RSUD Subang tidak tersedia alat-alat yang dibutuhkan untuk tindakan operasi besar seperti ini," tutur Saepudin.

Warga yang sempat menyaksikan insiden tersebut juga mengatakan bahwa korban ditahan oleh beberapa orang, mulutnya disumpal agar tidak bisa berteriak, sementara yang lain menjadi eksekutor yang menghantamkan botol dan batu ke tubuh korban.

Warga sekitar mengaku sangat terkejut dengan insiden ini, mengingat malam takbiran biasanya berlangsung dalam suasana damai dan penuh silaturahmi. Namun kali ini, suasana haru lebaran berubah menjadi duka bagi keluarga korban.

Keluarga besar korban berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap seluruh pelaku pengeroyokan. Mereka meminta keadilan ditegakkan, karena tindakan para pelaku sudah melewati batas kemanusiaan.

"Kami berharap polisi segera menangkap semua pelaku. Ini bukan hanya masalah pribadi lagi, ini sudah percobaan pembunuhan. Kami minta keadilan ditegakkan," tegas Saepudin.(hdi) 

Berita Terbaru

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle51 menit lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle1 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline12 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang14 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional15 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional16 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle17 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional18 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline19 jam lalu