Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Desa Pringkasap Subang Keluhkan Pengangkutan Sampah

C
Cindy Desita Putri Editor: Dede SM
|10:01 WIB
Bagikan:
Warga Desa Pringkasap Subang Keluhkan Pengangkutan Sampah
Tumpukan sampah di TPS pinggir jalan Kampung Sukasari, Desa Pringkasap, belum diangkut ke TPA Jalupang.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Tumpukan sampah yang belum diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dikeluhkan warga Kampung Sukasari, Desa Pringkasap, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan, terutama karena lokasi tempat pembuangan sementara (TPS) berada di pinggir jalan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, sampah yang dibiarkan menumpuk berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas masyarakat yang melintas.

“Harapannya, sampah ini cepat diangkut ke TPA agar tidak menimbulkan bau busuk. Apalagi posisinya di pinggir jalan, sehingga sangat mengganggu orang yang lewat dan merusak pemandangan,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.

Kepala Desa Pringkasap: Pengangkutan Belum Kembali Berjalan

Sementara itu, Kepala Desa Pringkasap, Siti Hotimah, membenarkan bahwa saat ini pengangkutan sampah oleh DLH belum kembali berjalan seperti sebelumnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pengangkutan sampah sempat dilakukan bersamaan dengan wilayah Salamjaya, namun kini layanan tersebut terhenti.

“Di Pringkasap dulu pernah ada pengangkutan sampah berbarengan dengan Salamjaya. Untuk sekarang, belum ada lagi,” jelasnya saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres.

Untuk sementara, kata dia, penanganan sampah di lingkungan masyarakat masih dilakukan secara manual, salah satunya dengan cara dibakar.

Namun, pihak desa berencana melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna mencari solusi yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

“Selama ini teratasi dengan dibakar. Nanti akan coba dikomunikasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup,” kata Siti Hotimah.

Lebih lanjut, Pemerintah Desa Pringkasap juga telah merencanakan pengadaan alat pengolah sampah pada tahun ini sebagai upaya jangka panjang dalam mengatasi persoalan tersebut.

“Tahun ini kami merencanakan anggaran untuk alat pengolah sampah. Semoga setelah ada alat tersebut, sampah di lingkungan dapat berkurang dan bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat,” pungkasnya. (cdp/ded)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang6 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta7 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional10 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline10 jam lalu