Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BMKG Menyampaikan Peringatan Cuaca Ekstrem Mendekati Musim Kemarau di Indonesia

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|13:29 WIB
Bagikan:
BMKG Menyampaikan Peringatan Cuaca Ekstrem Mendekati Musim Kemarau di Indonesia
BMKG Menyampaikan Peringatan Cuaca Ekstrem Mendekati Musim Kemarau di Indonesia/foto ilustrasi cuaca ekstrem via screenshot Freepik/

PASUNDAN EKSPRES -  Sejumlah daerah di Indonesia masih mengalami curah hujan tinggi hingga ekstrem sejak 22 April 2024, termasuk Luwu Utara (Sulawesi Selatan), Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), dan Tanjung Perak Surabaya (Jawa Timur).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan sekitar 63% wilayah Zona Musim akan memasuki Awal Musim Kemarau mulai bulan Mei hingga Agustus 2024.

Namun, pada pertengahan April ini, beberapa wilayah masih mengalami curah hujan yang signifikan.

BACA JUGA:Cara Menghapus Jejak Digital untuk Menghindari Penyesalan, Yuk Simak Selengkapnya disini

Selain hujan, gelombang panas melanda beberapa negara di Asia dan Asia Tenggara, termasuk Thailand dengan suhu mencapai 52°C.

Di Indonesia, suhu udara maksimum di atas 36.5°C tercatat di beberapa wilayah, seperti Medan (Sumatra Utara) pada 21 April dengan suhu mencapai 37.0°C, dan Saumlaki (Maluku) dengan suhu mencapai 37.8°C.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyatakan bahwa dalam seminggu ke depan, masih ada potensi peningkatan curah hujan yang signifikan, terutama di Sumatera, Jawa bagian Barat dan Tengah, sebagian Kalimantan dan Sulawesi, Maluku, serta sebagian besar Papua.

Guswanto menjelaskan bahwa fenomena suhu panas di Indonesia terjadi karena posisi matahari yang dekat dengan khatulistiwa pada bulan April, bukan sebagai gelombang panas, tetapi lebih sebagai dampak dari perubahan siklus gerak matahari yang terjadi setiap tahun.

"Potensi hujan signifikan terjadi karena kontribusi dari aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial, serta kondisi suhu muka laut yang hangat pada perairan wilayah sekitar Indonesia," kata Guswanto, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (28/4/2024).

Kepala Pusat Meteorologi Publik, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa bulan April merupakan periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai kilat/petir, angin kencang, puting beliung, dan hujan es.

Andri juga menekankan bahwa karakteristik hujan pada periode peralihan musim cenderung tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu singkat, dengan potensi terbentuknya awan Cumulonimbus (CB) yang berkaitan dengan potensi kilat/petir, angin kencang, puting beliung, dan hujan es.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi bencana, seperti banjir, dengan mengenali potensi bencana di lingkungan mereka dan mengambil langkah-langkah pencegahan sederhana, seperti menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitar.

BACA JUGA:Cara Memulihkan Chat WhatsApp yang Tidak Disengaja Terhapus

"Pantau terus informasi peringatan dini cuaca melalui aplikasi infoBMKG untuk mendapatkan informasi yang lebih detail," tambah Andri seperti yang dikutip dari CNBC Indonesia pada Minggu 28 April 2024.

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle22 menit lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle1 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle2 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional3 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle4 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang4 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle5 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional5 jam lalu