Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Google Pada Tahun 2024 Membuat Kesalahan Besar yang Berdampak Fatal!

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|21:37 WIB
Bagikan:
Google Pada Tahun 2024 Membuat Kesalahan Besar yang Berdampak Fatal!
Google Pada Tahun 2024 Membuat Kesalahan Besar/foto via Screenshot Freepik/by.rafapress

PASUNDAN EKSPRES - Google, sebagai salah satu perusahaan utama dalam persaingan kecerdasan buatan (AI) di antara para pemain besar teknologi lainnya, telah dikenal karena pengembangan beragam produk dan layanan berbasis AI.

Namun, menurut Android Authority, langkah-langkah yang diambil oleh Google terkadang terlalu tergesa-gesa.

Perjalanan AI Google dimulai dengan peluncuran chatbot Bard pada tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Dalam 7 Bulan Mendatang fotokopi KTP Akan Menjadi Tidak Sah, Apa Penggantinya?

Namun, versi awal chatbot tersebut diketahui memberikan jawaban yang tidak tepat, terkadang mengalami halusinasi terhadap fakta, dan kesulitan dalam memberikan jawaban untuk masalah matematika sederhana.

Google terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kemampuan model tersebut.

Kemudian, Google mengubah nama chatbot tersebut menjadi Gemini, yang ternyata menimbulkan kebingungan bagi banyak pihak, termasuk konsumen dan investor.

Namun, Gemini tidak sebaik Bard. Model tersebut akhirnya dihentikan setelah menghasilkan gambar yang tidak sensitif dan tidak akurat secara historis.

Dampak kegagalan ini terasa dalam jangka panjang, termasuk pembatalan pemasangan model bahasa besar (LLM) Gemini Nano pada Pixel 8 oleh Google.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan Nano akan diberikan pada Pixel generasi sebelumnya.

Android Authority menyatakan bahwa rencana pengembangan AI Google tampak sulit dikomunikasikan dengan tim pengembang, yang pada akhirnya menghambat kemampuan mereka untuk bekerja dengan visi yang sama.

Mereka mengutip ucapan Mark Zuckerberg pada awal era Facebook, yaitu "bergerak cepat dan hancurkan", yang menunjukkan bahwa Google tampaknya benar-benar menerapkan konsep tersebut pada inovasi AI mereka.

Namun, pendekatan "bergerak cepat dan hancurkan" bukanlah kunci kesuksesan dalam pengembangan AI. Bahkan, menurut Android Authority, kemungkinan besar akan berujung pada kegagalan.

Dengan demikian, kesalahan besar yang terjadi pada Google di tahun 2024 telah membawa konsekuensi yang sangat serius.

BACA JUGA:Apple memutuskan untuk memblokir aplikasi Fortnite di iPhone sebagai bentuk pembalasan

Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran penting dalam pengembangan kecerdasan buatan demi mencapai inovasi yang berkelanjutan di masa depan.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle25 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle1 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle2 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle3 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang3 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional4 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional4 jam lalu