Aksi Nyata Peduli, Donor Darah di Batujajar Disambut Antusias Warga

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepedulian sosial kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, melalui kegiatan donor darah yang digelar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung Barat, Senin (13/4/2026).
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin setiap tiga bulan ini tak hanya bertujuan membantu ketersediaan stok darah, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
Kepala Desa Batujajar Barat, Erfan Hariawan, menegaskan bahwa donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
"Harapannya kegiatan ini bisa terus berjalan rutin. Selain bermanfaat bagi kesehatan pendonor, ini juga menjadi bentuk kepedulian untuk menolong sesama," ujarnya.
Peserta donor darah datang dari berbagai kalangan, didominasi warga setempat. Meski demikian, kegiatan ini terbuka bagi masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Untuk meningkatkan partisipasi, pemerintah desa menggencarkan sosialisasi melalui pengurus RW, media sosial, hingga penyebaran pamflet. Upaya ini terbukti efektif, mengingat sebagian besar warga kini telah mengetahui jadwal rutin kegiatan tersebut.
Hingga siang hari, tercatat sekitar 40 hingga 50 warga telah mengikuti donor darah. Secara keseluruhan, tingkat partisipasi dalam kegiatan triwulanan ini terus meningkat, bahkan mencapai sekitar 70 hingga 80 persen.
Pemerintah desa juga mengakui bahwa kebutuhan darah di masyarakat masih tinggi. Karena itu, kolaborasi dengan PMI dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan darah serta mempermudah akses informasi bagi masyarakat.
"Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik. Memang tidak semua bisa mendonor, tapi bagi yang rutin, kegiatan ini sudah menjadi kebutuhan dan selalu dinantikan," tambahnya.
Meningkatnya antusiasme warga dari waktu ke waktu menjadi indikator tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya donor darah, tidak hanya sebagai upaya menjaga kesehatan pribadi, tetapi juga sebagai wujud solidaritas sosial di tengah masyarakat.(ijr/sep)
