Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hasil BGN, Dinkes Sebut MBG Jadi Penyebab Keracunan Massal

I
Ijang Samsu RijalEditor: Yusup Suparman
|08:03 WIB
Bagikan:
Hasil BGN, Dinkes Sebut MBG Jadi Penyebab Keracunan Massal
KORBAN: Salah satu siswa di Lembang yang menjadi korban keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Sekitar 2.000 lebih siswa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) jadi korban keracunan disebabkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Investigasi pun dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Dinas Kehesatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, Lia N. Sukandar mengatakan hasil investigasi yang dilakukan BGN, rentetan keracunan massal disebabkan MBG. Pasalnya, kualitas air yang digunakan untuk memasak kurang baik. "Jadi BGN menyampaikan hasil investigasinya, kualitas air di KBB ini belum sepenuhnya bagus. Kalau dari kita (Dinkes) kan dominan itu karena ada kandungan nitrit di beberapa menu," kata Lia saat dikonfirmasi, Kamis (6/11/2025)

Menganai hal tersebut, Lia mengatakan pengelola Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bandung Barat mesti mau mengeluarkan modal lebih. Di antaranya untuk memasang filter agar kualitas air lebih baik sebelum dipakai memasak. "Harus mau ngemodal dulu, misalnya kata Kepala BGN itu beli tangki air, beli filter. Atau melibatkan ahli untuk mencari solusi supaya sumber air yang akan digunakan itu sesuai standar," kata Lia.

Saat ini pihaknya sedang mengupayakan percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk SPPG di Bandung Barat. Penertiban SLHS harus menyertakan hasil uji laboratorium memenuhi syarat Ecoli, Boraks, formalin, rhodamine B, dan methanil yellow negatif.

Kemudian SPPG akan menjalani Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) yang dilakukan oleh petugas Puskesmas. Lalu menyertakan sertifikat keamanan pangan siap saji bagi pengelola, dan penjamah makanan bersertifikat. "Setidaknya kalau sudah melakukan proses tadi tentunya mereka akan lebih aware dan mencegah terjadinya keracunan pangan," kata Lia.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle2 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle6 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu
Hasil BGN, Dinkes Sebut MBG Jadi Penyebab Keracunan Massal | Pasundan Ekspres